Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

LSM Minta Pemerintah Batalkan Hukuman Mati

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) meminta pemerintah membatalkan rencananya untuk mengeksekusi 14 orang terpidana mati pada 2016.
Lili Sunardi
Lili Sunardi - Bisnis.com 31 Desember 2015  |  07:29 WIB
/Ilustrasi
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA—Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) meminta pemerintah membatalkan rencananya untuk mengeksekusi 14 orang terpidana mati pada 2016.

Supriyadi Eddyono, Direktur Eksekutif Institute for Criminal Justice Reform (ICJR), mengatakan pemerintah seharusnya melaksanakan komitmennya untuk menghargai hak hidup, seperti yang dijamin oleh konstitusi.

Apalagi pemerintah juga telah berkomitmen untuk melaksanakan hasil Konvensi Internasional tentang Hak Sipil dan Politik. “Masih banyaknya kejanggalan dalam proses peradilan pidana, khususnya dalam proses penjatuhan hukuman mati juga menjadi salah satu alasan yang paling kuat untuk membatalkan eksekusi terpidana mati,” katanya di Jakarta, Rabu (30/12).

Supriyadi menuturkan sampai saat ini juga pemerintah dan Kejaksaan Agung tidak mampu menjelaskan metode pemilihan dan penentuan siapa saja yang akan dieksekusi. Presiden juga tidak terbuka dalam memberikan informasi mengenai pertimbangannya dalam proses pemberian grasi kepada para terpidana mati. Menurutnya, rencana pemerintah untuk memperbaiki proses pidana mati dalam revisi KUHP hanya sebatas pencitraan. Dalam draft revisi KUHP yang dibuat pemerintah disebutkan bahwa eksekusi mati wajib mempertimbangkan masa tunggu dengan menunjukkan sikap dan perbuatan yang baik dari para terpidana mati.

“Kami juga meminta Mahkamah Agung untuk segera mencabut SEMA pembatasan peninjauan kembali yang bertentangan dengan konstitusi,” ujarnya. Supriyadi juga mengatakan rencana Kejaksaan Agung mengeksekusi 14 terpidana mati diketahui saat penyampaian rencana tersebut ke DPR, dan persetujuan anggaran untuk pelaksanaan eksekusi tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lsm
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top