Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ribuan Orang #SumpahLawanAsap Tuntut Pemprov Riau

Ribuan mahasiswa, dosen, dan alumni UIN Sultan Syarif Kasim Riau yang tergabung dalam aksi damai #SumpahLawanAsap menuntut Pemprov Riau agar segera menuntaskan permasalahan kabut asap yang terus berulang selama 18 tahun.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 28 Oktober 2015  |  20:00 WIB
Ribuan Orang #SumpahLawanAsap Tuntut Pemprov Riau
Ilustrasi
Bagikan

Kabar24.com, PEKANBARU – Ribuan massa mahasiswa, dosen, dan alumni UIN Sultan Syarif Kasim Riau yang tergabung dalam aksi damai #SumpahLawanAsap menuntut Pemprov Riau agar segera menuntaskan permasalahan kabut asap yang terus berulang selama 18 tahun.

Koordinator Lapangan aksi, Pablo mengatakan massa telah menyiapkan 12 tuntutan kepada pemda setempat agar segera menuntaskan permasalahan kabut asap saat ini.

“Kami menuntut pemerintah khususnya Presiden Jokowi, karena yang ada di sini adalah pemprov jadi kami menuntut kepada Plt Gubernur Riau agar menyelesaikan bencana kabut asap ini secara tuntas,” katanya dalam orasi di kompleks gubernuran, Rabu (28/10).

Beberapa tuntutan yang diajukan massa gabungan civitas akademis UIN Riau ini di antaranya yaitu pertama menuntut amandemen UU Nomor 32/2009 dan Perbug Riau Nomor 11/2014 yang mengizinkan praktik membakar lahan di bawah dua hektare.

Kedua; pemerintah diminta menangkap pembakar lahan, serta menyita lahan dan aset perusahaan pembakar lahan. Ketiga; cepat tanggap dalam penanganan korban kabut asap. Keempat; buka posko relawan tenaga medis untuk atasi bencana kabut asap.

Kelima; fasilitasi mahasiswa yang ingin ikut dalam penanggulangan kabut asap. Keenam; denda pembakar lahan. Ketujuh; tinjau ulang izin replanting perkebunan kelapa sawit di Riau. Kedelapan; buat roadmap penanganan bencana kabut asap.

Kesembilan; tuntut presiden dan menteri agar berkantor di Riau dan wilayah berkabut asap. Kesepuluh; tuntut parpol agar buka posko kesehatan. Kesebelas; perusahaan yang sudah buat kanalisasi harus ditutup dan dikembalikan seperti semula. Terakhir; ubah arah kebijakan pengelolaan daerah Riau yang berbasis sumber daya alam menjadi berbasis pengetahuan.

“Kami ingin 12 tuntutan yang disampaikan ini mendapatkan respons dan tanggapan langsung dari Plt Gubernur Riau, kalau tidak kami akan tetap berada di sini,” katanya.

Adapun Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman akhirnya bersedia menemui massa aksi setelah massa menunggu sekitar lima jam di lokasi aksi damai tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mahasiswa massa Kabut Asap kebakaran hutan riau
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top