Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Presiden Setuju Pelaku Kekerasan Seksual Anak Langsung Dikebiri

Pemerintah bakal mengeluarkan aturan tegas untuk melindungi anak dari tindakan kekerasan. Diantaranya untuk kekerasan seksual, Presiden setuju dengan pemberatan hukuman dan pengebirin terhadap pelaku.
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 20 Oktober 2015  |  19:54 WIB
Kekerasan pada anak - dosomething.org
Kekerasan pada anak - dosomething.org

Kabar24.com, JAKARTA - Pemerintah bakal mengeluarkan aturan tegas untuk melindungi anak dari tindakan kekerasan. Diantaranya untuk kekerasan seksual, Presiden setuju dengan pemberatan hukuman dan pengebirin terhadap pelaku.

"Munculnya kekerasan seksual, presiden setuju pemberatan hukuman kepada pelaku termasuk pengebirian terhadap libido," ujar Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa seusai ratas tentang pennggulangan kekerasan terhadap anak di Kantor Presiden, Selasa (20/10/2015).

Selain itu perlu dilakukan pendidikan pranikah terhadap calon pasangan supaya orang tua memahami cara melindungi anak. Pasalnya tingginya angka gugat cerai berpotensi besar menimbulkan penelantaran terhadap anak.

Jaksa Agung HM Prasetyo menegaskan kekerasan terhadap anak sudah termasuk kategori luar biasa sehingga penanganannya pun juga harus dengan cara luar biasa dengan menambah hukuman terhadap pelaku kekerasan.

"Ini bisa memberi dampak prevensi menimbulkan orang berpikir seribu kali untuk melakukan," ujarnya.

Penambahan hukuman akan diatur melalui penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang supaya lebih cepat diimplementasikan karena jika harus melakukan revisi Undang Undang memerlukan proses cukup lama.

"Tidak mustahil dikeluarkan Perppu untuk tambahan hukuman pengebirian," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi kekerasan anak
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top