Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hotspot Kebakaran Hutan Kian Meluas

Titik api akibat kebakaran hutan yang melanda Tanah Air kian meluas. Meski hingga saat ini pemerintah belum menuntaskan hotpsot di Sumatra dan Kalimantan, titik api malah meluas di Sulawesi.
Dara Aziliya
Dara Aziliya - Bisnis.com 19 Oktober 2015  |  18:43 WIB
Hotspot Kebakaran Hutan Kian Meluas

Kabar24.com, JAKARTA –  Titik api akibat kebakaran hutan yang melanda Tanah Air kian meluas. Meski hingga saat ini pemerintah belum menuntaskan hotpsot di Sumatra dan Kalimantan, titik api malah meluas di Sulawesi.

Berdasarkan pantauan satelit Terra Aqua oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)  per Senin (19/10) pukul 05.00 WIB, ditemukan ada 1.545 hotspot di seluruh Indonesia.

Jumlah ini pun telah menyebar ke Sulawesi, yang hotspotnya terpantau mencapai 801 titik.

“Jumlah titik api sebenarnya sesungguhnya lebih banyak, satelit tidak dapat menembus pekatnya asap di Sumatera dan Kalimantan. Di Sulawesi hotspotnya mencapai 801 titik, kebakaran hutan dan lahan berasal dari area pertanian dan perkebunan,” ungkap Kapusdatin BNPB, Sutopo P Nugroho melalui keterangan pers, Senin (19/10).

BNPB menyebut hingga saat ini kepala daerah yang wilayahnya terbakar belum memberikan pernyataan resmi atas terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang setiap tahun terjadi. Artinya, membakar hutan dan lahan masih menjadi kebiasaan, terutama di Sumatra dan Kalimantan.

Secara rinci, dari 1.545 titik api yang terdeteksi, 520 titik berada di Indonesia Bagian Barat, 801 titik berada di wilayah Indonesia Bagian Tengah, dan 224 titik berada di Indonesia Bagian Timur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hotspot kebakaran hutan titik api
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top