Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

MAYAT DALAM KARDUS: Polisi Lacak Lokasi Pembunuhan Bocah PNF

Penyidik Polda Metro Jaya mencari lokasi yang dijadikan tempat pembunuhan bocah dalam kardus PNF alias FA (9).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 Oktober 2015  |  15:15 WIB
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise (kiri) memberikan ucapan duka cita kepada ibu dari korban pembunuhan, Putri Nur Fauziah, di kediaman Rawalele, Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (7/10/2015). - Antara
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise (kiri) memberikan ucapan duka cita kepada ibu dari korban pembunuhan, Putri Nur Fauziah, di kediaman Rawalele, Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (7/10/2015). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya mencari lokasi yang dijadikan tempat pembunuhan bocah dalam kardus PNF alias FA (9).

"Sekarang kita cari TKP (tempat kejadian perkara) eksekusi," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krishna Murti, Jumat (9/10/2015).

Krishna mengatakan penyidik kepolisian berupaya mempersempit ruang untuk mencari lokasi eksekusi pembunuhan yang dilakukan pelaku terhadap PNF.

Sejauh ini, Krishna menuturkan tim satuan tugas kasus pembunuhan dan kekerasan PNF telah mengolah TKP sebanyak 10 kali.

Penyidik mengolah TKP mulai dari penemuan kardus berisi jasad korban, sekolah dan lokasi diduga saat korban hilang.

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Tito Karnavian menyebutkan penyidik belum menetapkan tersangka pembunuhan dan kekerasan seksual terhadap PNF.

Tito menjelaskan penyidik masih mendalami DNA milik saksi berpotensi A dengan cairan yang menempel pada barang milik PNF di Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri dan salah satu rumah sakit di Singapura.

Sejauh ini, Tito mengungkapkan hasil tes DNA milik A identik dengan "swap" yang menempel pada barang milik PNF berdasarkan hasil pemeriksaan tim forensik Polda Metro Jaya.

Namun, penyidik kepolisian ingin memastikan kecocokan DNA itu berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan tiga pendapat tim dokter sehingga mengantongi bukti yang kuat untuk menetapkan tersangka.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pembunuhan kekerasan anak putri dibunuh

Sumber : Antara

Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top