Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rupiah Kian Lemah, PHK Massal Mengancam

Terus merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dollar membuat risiko terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) secara besar-besaran terus menguat.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 30 September 2015  |  07:54 WIB
Ilustrasi - adweek.com
Ilustrasi - adweek.com

Bisnis.com, PEKANBARU – Terus merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dollar membuat risiko terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) secara besar-besaran terus menguat.

Wakil Ketua Bidang Ekonomi dan Kerja Sama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Riau Viator Butarbutar mengatakan saat ini volatilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar sudah sangat tinggi.

“Kondisinya saat sudah sudah tidak jelas karena volatilitasnya terlalu tinggi, kalau fluktuasinya masih di bawah 3% itu tidak terlalu masalah tetapi sekarang sudah di atas 20% dibandingkan tahun lalu jadi ini sudah mengganggu operasional perusahaan,” katanya kepada Bisnis, Selasa (29/9).

Akibatnya banyak perusahaan yang tidak bisa menjalankan rencana kerja karena terganggu merosotnya nilai tukar, sehingga biaya yang perlu dikeluarkan untuk menjalankan program kerja dan pengembangan usaha semakin sulit.

Pengusaha juga cenderung masih menunggu peran pemerintah untuk dapat meredam gejolak nilai tukar saat ini sembari melakukan beragam langkah efisiensi operasional.

Termasuk salah satunya melakukan PHK bila memang dipandang perlu untuk menyelamatkan operasional perusahaan.

“Memang di Riau sampai saat ini belum ada informasi yang kami terima soal PHK besar-besaran, tetapi bisa saja terjadi kalau pelemahan nilai tukar ini tidak terbendung,” kata dia.

Adapun saat ini nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika (US$) terus melemah dan mendekati posisi senilai Rp15.000 untuk setiap USD1.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gonjang Ganjing Rupiah kadin phk
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top