Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mapolda Jateng Terbakar: Petugas Damkar Sempat Kekurangan Air. Mapolda Tak Punya Hidran

Petugas Dinas Kebakaran Kota Semarang mengalami kekurangan air saat berupaya memadamkan kebakaran di Markas Kepolisian Daerah Jawa Tengah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 September 2015  |  15:10 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Kabar24.com, SEMARANG -- Kondisi kekurangan air sempat mewarnai upaya pemadaman kebakaran yang terjadi di Mapolda Jateng, Rabu (30/9/2015).

Petugas Dinas Kebakaran Kota Semarang mengalami kekurangan air saat berupaya memadamkan kebakaran di Markas Kepolisian Daerah Jawa Tengah.

Beberapa petugas pemadam kebakaran terlihat menyedot air yang ada di kolam ikan dan pipa hidran yang ada di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan Semarang, Rabu.

Air dari kolam ikan dan pipa hidran kemudian dipompa dan dialirkan ke mobil-mobil tangki dinas kebakaran yang mempunyai daya tampung 5.000 liter air.

Sedikitnya ada enam mobil tangki dari Dinas Kebakaran Kota Semarang dan Kabupaten Semarang mengambil air di kompleks Kantor Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang hanya berjarak sekitar 200 meter dari Mapolda Jateng.

Salah seorang petugas pemadam, Bambang Sugiarto mengakui bahwa pihaknya kekurangan air untuk memadamkan kebakaran di Mapolda Jateng.

"Kami terpaksa mengambil air di sini (Kantor Gubernur Jateng) dan di kolam Tugu Muda karena kehabisan air untuk pemadaman, apalagi tidak ada hidran di lokasi kebakaran," katanya.

Seperti diwartakan, Mapolda Jateng yang berada di Jalan Pahlawan Semarang, Rabu siang, terbakar hebat.

Salah satu gedung bertingkat tiga di bagian tengah kompleks tersebut terbakar sekitar pukul 11.00 WIB.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kebakaran polda jateng

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top