Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INFO HAJI: Dehidrasi dan Heatstroke, 12 Jamaan Meninggal

Sebanyak 12 jamaah meninggal di Arafah akibat dehidrasi dan heatstroke, menyusul udara yang sangat terik pada puncuk wukuf sekitar pukul 12.00 Waktu Arab Saudi.
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 24 September 2015  |  08:56 WIB
Sebanyak 12 jamaah meninggal di Arafah akibat dehidrasi dan heatstroke, menyusul udara yang sangat terik pada puncuk wukuf sekitar pukul 12.00 Waktu Arab Saudi. - JIBI
Sebanyak 12 jamaah meninggal di Arafah akibat dehidrasi dan heatstroke, menyusul udara yang sangat terik pada puncuk wukuf sekitar pukul 12.00 Waktu Arab Saudi. - JIBI

Bisnis.com, ARAFAH -  Sebanyak 12 jamaah meninggal di Arafah akibat dehidrasi dan heatstroke, menyusul udara yang sangat terik pada puncuk wukuf sekitar pukul 12.00 Waktu Arab Saudi.

Koordinator Balai Pengobatan Haji Indonesi (BPHI) Arafah, dr Agus Hidayat di Arafah, Arab Saudi, Rabu (23/9/2015) mengatakan sampai pukul 15.00 WAS jumlah jamaah yang meninggal mencapai 12 orang.

"Sebanyak empat jamaah meninggal di BPHI, sedangkan delapan jamaah meninggal di (tenda) Maktab," ujarnya.

Sebagian jamaah yang meninggal berusia lanjut dan berisiko tinggi (Risti). Mereka kelelahan, dehidrasi, dan terkena heatstroke.

BPHI Arafah yang berlokasi di tenda Misi Haji Indonesia yang terletak antara Maktab 7 dan 18, penuh oleh jamaah yang sakit. Bahkan tenda petugas pun digunakan untuk merawat jamaah yang terkena dehidrasi dan heatstroke.

"Total jamaah yang menjalani perawatan di BPHI mencapai 130 jamaah," kata Agus.

Sebagian sudah kembali ke kelompok terbang (kloter) masing-masing dan hanya20 orang yang dirujuk ke RS Arafah.

Data sementara jamaah yang meninggal adalah:

  • Muhammad Sodik Palil, (61) dari SUB037,
  • Djani (67Y dari SUB033,
  • Nurhayati (62) dari BTJ 06,
  • Hamid (65) dari BTH 04.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

info haji

Sumber : ANTARA

Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top