PANSUS PELINDO II: Bakal Telusuri Pihak yang Intervensi Kasus

Anggota Komisi III DPR, Fraksi PPP Arsul Sani mengatakan Pansus Pelindo II berpeluang mengorek kemungkinan adanya kaitan pencopotan Komjen Pol. Budi Waseso dari Kabaareskrim dengan kasus yang ditanganinya yakni pengadaan 10 unit mobile crane.
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 12 September 2015  |  18:10 WIB
PANSUS PELINDO II: Bakal Telusuri Pihak yang Intervensi Kasus
Suasana penggerebekan di kantor IPC/Pelindo II di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (28/8/2015). - Ilustrasi/Akhmad Mabrori

Kabar24.com, JAKARTA -- Anggota Komisi III DPR, Fraksi PPP Arsul Sani mengatakan Pansus Pelindo II berpeluang mengorek kemungkinan adanya kaitan pencopotan Komjen Pol. Budi Waseso dari Kabaareskrim dengan kasus yang ditanganinya yakni pengadaan 10 unit mobile crane.

Namun, ujarnya, bukan soal itu saja yang ingin diketahui Pansus, melainkan apakah ada pihak lain yang mengintervensi pengusutan kasus di perusahaan plat merah itu.

"Ya tidak tertutup kemungkinan seperti itu. Kalau saya tidak akan dalami digantinya pak Buwas, itu kan urusan kepolisian. Yang ingin kita dalami adalah ketika proses hukum dijalankan Bareskrim ada gak intervensi pihak lain," katanya dalam diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (12/9/2015).

Arsul mengatakan soal intervensi itu bukan menduga-duga, tetapi berdasarkan laporan-laporan yang ada. Karena itu, menurut dia tugas pansus menelusuri laporan tersebut apakah memang benar pengusutan kasus ini diintervensi.

"Tugas pansus menerangkan hal yang belum terang," katanya.

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat Ruhut Sitompul mengatakan dalam rapat dengar pendapat dengan Polri, Kapolri Jenderal Pol. Badrodin Haiti sudah menjelaskan ihwal mutasi Komjen Buwas untuk keperluan organisasi.

Namun dia menyayangkan pencopotan Komjen Buwas itu di saat yang bersangkutan tengah gencar mengusut kasus-kasus tak hanya Pelindo II.

 "Kita harus jujur Buwas lagi bangkit, dia di bidangnya," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pansus

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top