Antara Donald Trump, Setya Novanto, & Taipan Hary Tanoe

Tanggalnya lencana DPR dari jas hitam yang dikenakan Ketua DPR Setya Novanto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon saat bertemu dengan pebisnis kenamaan, sekaligus salah satu kandidat bakal calon presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump, di New York pekan lalu, seperti menjadi isyarat simbolik bahwa perjumpaan mereka bukan dalam rangka tugas keparlemenan atau perintah luhur konstitusi.
Ashari Purwo & Tomy Sasangka
Ashari Purwo & Tomy Sasangka - Bisnis.com 09 September 2015  |  21:51 WIB
Antara Donald Trump, Setya Novanto, & Taipan Hary Tanoe
Ketua DPR RI Setya Novanto bertemu Donald Trump di Amerika Serikat, Kamis (3/9/2015) - Reuters

Tanggalnya lencana DPR dari jas hitam yang dikenakan Ketua DPR Setya Novanto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon saat bertemu dengan pebisnis kenamaan, sekaligus salah satu kandidat bakal calon presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump, di New York pekan lalu, seperti menjadi isyarat simbolik bahwa perjumpaan mereka bukan dalam rangka tugas keparlemenan atau perintah luhur konstitusi. 

Sejak merebak polemik dan kontroversi di Tanah Air terkait beredarnya video kehadiran Setya dan Fadli di acara konferensi pers Trump tersebut, Fadli sibuk melayani telekonferensi dengan beberapa stasiun televisi nasional sekaligus berupaya menepis berbagai spekulasi dan tudingan negatif ihwal pertemuan di Trump Tower, Fifth Avenue, New York itu. 

Fadli berkali-kali mengatakan bahwa pertemuan itu bersifat informal dan tidak memiliki agenda politik apapun, apalagi mendukung pencapresan Trump. 

Menurutnya, pertemuan dengan Trump hanya membicarakan tentang rencana ekspansi bisnis dan investasi pengusaha tersebut di Indonesia. 

Apakah sebenarnya motif pertemuan politisi Senayan itu dengan konglomerat kontroversional asal negeri Paman Sam itu? Berikut ini analisis Bisnis.com

Tag : hary tanoe, setya novanto, Donald Trump
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top