Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Moeldoko: Kabut Asap Sudah Jadi Isu Internasional

Masalah kabut asap yang terjadi akibat kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah di Tanah Air kini sudah menjadi isu internasional.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 28 Juli 2015  |  18:13 WIB
Kebakaran hutan, kabut asap, kebakaran hutan riau
Kebakaran hutan, kabut asap, kebakaran hutan riau

Bisnis.com, PEKANBARU - Masalah kabut asap yang terjadi akibat kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah di Tanah Air kini sudah menjadi isu internasional.

Mantan Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengatakan pihaknya dari kaca mata orang luar Riau memandang kasus kebakaran hutan ini seolah menjadi tradisi tahunan.

"Kami melihatnya seolah-olah menjadi tradisi soal kabut asap ini, untuk menyelesaikannya harus ada solusi dan metode baru," katanya saat mengunjungi Pangkalan Kerinci Pelalawan, Selasa (28/7/2015).

Dia mengatakan setiap tahun masalah kabut asap yang timbul tidak hanya menjadi perhatian nasional, tetapi sudah menjadi isu internasional.

Negara tetangga dan pihak luar lainnya sangat memerhatikan apa langkah antisipatif dan penanganan bencana kebakaran ini dilakukan pemerintah pusat dan daerah.

Menurutnya, langkah terobosan yang dilakukan pihak swasta bersama pemerintah seperti yang dilaksanakan oleh PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dalam pencanangan desa bebas api sangat perlu diapresiasi.

"Seperti dengan mencari langsung penyebab mengapa masyarakat membakar lahan, dan membantu pihak desa agar warga tidak lagi membakar saat kemarau, ini cara yang luar biasa," katanya.

Adapun Moeldoko dalam kegiatan peninjauannya ke wilayah kerja RAPP dan desa di lokasi konsesi mendapati program kerja sama pencegahan dan penanganan kebakaran hutan telah berjalan dengan baik.

Dia berharap langkah ini dapat diteruskan sehingga program penanganan bencana bersama yang dilakukan pemerintah pusat dan daerah dengan biaya besar dapat ditekan.

"Kalau bisa melakukan langkah antisipatif semacam ini mengapa harus mengeluarkan uang ratusan miliar untuk antisipasi kebakaran dengan cara lama begitu," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

moeldoko
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top