Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pro-Kontra Revisi UU KPK: Ini Komentar Kabareskrim Komjen Buwas

Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol. Budi Waseso enggan memberi komentar panjang soal rencana revisi Undang-undang tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 22 Juni 2015  |  17:09 WIB
Pro-Kontra Revisi UU KPK: Ini Komentar Kabareskrim Komjen Buwas
Komjen Pol. Budi Waseso - Antara

Kabar24.com, JAKARTA -- Semangat untuk merevisi UU KPK masih terus ada meski Presiden Jokowi seperti dikatakan Plt. Ketua KPK Taufiqurrahman Ruki menyatakan menolak usulan revisi tersebut. Lantas bagaimana komentar Kepolisian, dalam hal ini Bareskrim Polri?

Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol. Budi Waseso enggan memberi komentar panjang soal rencana revisi Undang-undang tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu.

"Saya terserah saja, bukan kapasitas menyetujui, silakan saja undang-undang yang buat pemerintah kan," katanya di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, Senin (22/6/2015).

Menurut Komisaris Jenderal yang juga dikenal dengan nama Buwas ini, pihaknya hanya menjalankan undang-undang bukan pembuat dan penentu undang-undang. "Bukan kapasitas komentari, silakan pemerintah [revisi], silakan saja," katanya.

Sebelumnya dilaporkan DPR mengajukan revisi Undang-undang KPK mengenai kewenangan penyadapan dan penuntutan.

Sementara pihak mengkhawatirkan revisi tersebut akan memperlemah komisi antirasuah karena mengurangi kewenangan dalam penyadapan dan penuntutan yang menjadi tonggak KPK dalam mengusut kasus korupsi.

Seperti diberitakan terdahulu, Plt. Ketua KPK Taufiqurrahman Ruki menyebutkan bahwa Presiden Joko Widodo telah memastikan menolak revisi UU KPK.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

revisi uu kpk
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top