Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

REVISI UU KPK: Jokowi Tindak Lanjuti Penolakan DPR

Tim Komunikasi Presiden Teten Masduki mengatakan Jokowi menginstruksikan Mensesneg Pratikno dan Menkumham Yasonna H Laoly untuk menindaklanjuti penolakan revisi UU KPK dengan DPR.
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 19 Juni 2015  |  19:42 WIB
Jaksa Agung Prasetya, Kepala Bappenas Andrinof Chaniago, plt Ketua KPK Taufiequrahman Ruki, Kapolri Badrodin Haiti di Kantor Presiden, Jumat (19/6/2015). - JIBI/Akhirul Anwar
Jaksa Agung Prasetya, Kepala Bappenas Andrinof Chaniago, plt Ketua KPK Taufiequrahman Ruki, Kapolri Badrodin Haiti di Kantor Presiden, Jumat (19/6/2015). - JIBI/Akhirul Anwar

Kabar24.com, JAKARTA—Tim Komunikasi Presiden Teten Masduki mengatakan Jokowi menginstruksikan Mensesneg Pratikno dan Menkumham Yasonna H Laoly untuk menindaklanjuti penolakan revisi UU KPK dengan DPR.

Presiden menginstruksikan Mensesneg Pratikno dan Menkumham Yasonna H Laoly untuk menindaklanjuti sikap tersebut dengan DPR RI. "Itu di follow up Mensesneg dan Menkumham," katanya di kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (19/6/2015).

Dijelaskan Teten, Prolegnas dibahas oleh pemerintah dan DPR. Dengan sikap pemerintah menarik rencana revisi UU KPK artinya harus dikeluarkan dari Prolegnas. 

"Kalau pemerintah sekarang sudah ditegaskan presiden tidak mau revisi kan harus dikeluarkan dari prolegnas," jelasnya.

Penolakan revisi UU KPK oleh Presiden Joko Widodo disampaikan Plt Ketua KPK Taufiequrahman Ruki seusai mengikuti Ratas tentang Strategi Nasional Pemberantasan dan Pencegahan Korupsi di Kantor Presiden.

Ruki mengapresiasi sikap Jokowi tersebut. Dengan begitu institusinya bebas dari polemik dan saling mencurigai. Ketegasan Presiden tersebut melegakan institusi KPK sehingga polemik rencana revisi UU KPK diharapkan sudah selesai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

revisi uu kpk
Editor : Bastanul Siregar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top