Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BERAS PLASTIK: Jelang Ramadhan, Pemkot Samarinda Sidak Pasar

Tim Gabungan Pemerintah Kota Samarinda hari ini, Kamis (28/5/2015), menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar dan distributor sembako yang ada di Kota Samarinda.
M. Taufiqur Rahman
M. Taufiqur Rahman - Bisnis.com 28 Mei 2015  |  19:37 WIB
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menunjukkan sampel beras bercampur bahan sintetis usai memberikan keterangan pers hasil uji laboratorium beras sintetis di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (21/5). Menurutnya, hasil uji laboratorium temuan beras sintetis di Pasar Tanah Merah, Mutiara Gading Timur pada beberapa waktu lalu dengan hasil positif bercampur tiga bahan kandungan kimia benzyil butyl phtalate (BBP), diethyl hexyl phthalate (DEHP), dan dimethyl phthalateshalate (DMP) yang merupakan bahan pembuat PVC. - Antara
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menunjukkan sampel beras bercampur bahan sintetis usai memberikan keterangan pers hasil uji laboratorium beras sintetis di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (21/5). Menurutnya, hasil uji laboratorium temuan beras sintetis di Pasar Tanah Merah, Mutiara Gading Timur pada beberapa waktu lalu dengan hasil positif bercampur tiga bahan kandungan kimia benzyil butyl phtalate (BBP), diethyl hexyl phthalate (DEHP), dan dimethyl phthalateshalate (DMP) yang merupakan bahan pembuat PVC. - Antara

Bisnis.com, SAMARINDA -- Tim Gabungan Pemerintah Kota Samarinda hari ini, Kamis (28/5/2015), menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar dan distributor sembako yang ada di Kota Samarinda.

Pantauan Bisnis di Pasar Rahmat yang menjadi salah satu lokasi sidak, rombongan Tim Sidak Pemkot Samarinda melakukan pemantauan harga sembako yang dijual di Pasar ini.

Berdasarkan informasi dari Humas Pemkot Samarinda, ada lima lokasi yang bakal dikunjungi oleh Tim Sidak Gabungan ini.

Munzidah, salah satu pedagang daging ayam di Pasar Rahmat, Kota Samarinda mengatakan sejak dua minggu yang lalu, harga daging ayam merangkak naik.

"Sekarang harganya Rp22.000 per kg, dua minggu yang lalu masih Rp16.000 per kg," katanya, Kamis (28/5/2010).

Menurutnya, harga daging ayam naik lantaran mendekati puasa. Permintaan akan daging ayam naik, sementara pasokan tetap, tidak naik.

Walikota Samarinda Syaharie Jaang dalam sidak tersebut mengatakan mendekati puasa ada kecenderungan harga sembako naik, karena itu pihaknya melakukan sidak untuk mengantisipasi kenaikan harga yang tidak wajar.

"Saya sampaikan ke pedagang, silahkan ambil untung, tapi jangan kelewatan," ungkapnya.

Sementara untuk beras plastik, Jaang menyebutkan hingga saat ini belum ada laporan beredarnya beras plastik di Kota Samarinda.

"Karena itu kami tingkatkan pengawasan ini," pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ramadan Beras Plastik
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top