Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Beras Sintetis: Polri Uji Lagi Beras Diduga Mengandung Plastik di UI dan IPB

Kepala Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Pol. Anton Charliyan mengatakan beras yang diduga mengandung bahan plastik bakal diujikan kembali di laboratorium milik Universitas Indonesia dan Institut Pertanian Bogor.
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 28 Mei 2015  |  15:25 WIB
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat menunjukkan sample beras bercampur bahan sintetis usai memberikan keterangan pers hasil uji laboratorium beras sintetis di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (21/5). - Antara
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat menunjukkan sample beras bercampur bahan sintetis usai memberikan keterangan pers hasil uji laboratorium beras sintetis di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (21/5). - Antara

Kabar24.com, JAKARTA -- Kepala Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Pol. Anton Charliyan mengatakan beras yang diduga mengandung bahan plastik bakal diujikan kembali di laboratorium milik Universitas Indonesia dan Institut Pertanian Bogor.

Menurut dia uji tersebut diperlukan untuk semakin menguatkan hasil uji yang telah dilakukan saat ini. "Apabila ada keputusan ahli berbeda, maka harus ada saksi ahli pembanding lainnya," kata Anton di Gedung Humas Polri, Jakarta, Kamis (28/5/2015).

Anton mengatakan sampel beras plastik sudah dikirim ke dua laboratorium tersebut. Dia berharap dalam waktu cepat hasil uji segera diketahui.

Sementara terkait hasil berbeda Sucofindo, Anton mengatakan hal tersebut bisa saja terjadi mengingat adanya kontaminasi beras terhadap bahan-bahan plastik. "Itu mungkin saja terkontaminsi, banyak kemungkinan," katanya.

Selain itu, kata Anton, Sucofindo tak dapat disalahkan karena metode penelitian yang digunakan kemungkinan berbeda sehingga berpengaruh pada hasil penelitian tersebut.

"Karenanya, kita minta lagi penelitian di UI dan IPB agar hasilnya signifikan," kata Anton.

Seperti diwartakan, Kapolri Jenderal Pol. Badrodin Haiti memastikan tidak ada beras diduga mengandung plastik, menyusul hasil uji laboratorium Puslabfor Polri, BPOM, dan Kemendag yang menyatakan negatif.

Sementara berdasarkan uji laboratorium PT Sucofindo beras tersebut mengadung bahan kimia berbahaya. Antara lain Benzyl butyl phthalate (BBP), Bis(2-ethylhexyl) phthalate atau DEHP, dan diisononyl phthalate (DIN).

Kasus beras plastik berawal dari laporan warga Bekasi, Dewi Septiani yang melaporkan temuan beras plastik ke Kepolisian Resor Kota Bekasi.

Saat dimasak beras memiliki keanehan seperti ada bau plastik dan membutuhkan waktu lebih dari dua jam untuk memasaknya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

beras sintetis Beras Plastik
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top