Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PENDAKI JATUH DI KAWAH MERAPI: Jenazah Yunanto Sudah di Bibir Kawah

Proses evakuasi terhadap pendaki yang jatuh ke kawah Merapi, Erri Yunanto, sudah berhasil melampaui titik kritis.
Redaksi
Redaksi - Bisnis.com 19 Mei 2015  |  13:59 WIB
Foto Erri Yunanto beberapa saat sebelum terjatuh/Instagrambagusdeni - yus
Foto Erri Yunanto beberapa saat sebelum terjatuh/Instagrambagusdeni - yus

Kabar24.com, JAKARTA - Proses evakuasi terhadap pendaki yang jatuh ke kawah Merapi, Erri Yunanto, sudah berhasil melampaui titik kritis.

Saat ini kondisi jenazah sudah berada di tempat yang aman. "Sekarang sudah berada di bibir kawah," kata staf Search Mission Comander Merapi, Irwan Santoso, Selasa (19/5).

Tim evakuasi sedang melakukan persiapan untuk membawa jenazah turun ke bawah.

Proses evakuasi dimulai pada pukul 09.45 WIB tadi. Saat itu posisi jenazah berada di titik 50 meter di atas dasar kawah.

Jenazah bisa mencapai bibir kawah setelah ditarik sekitar hampir dua jam. "Sudah melampaui titik kritis," katanya.

Tim evakuator tinggal menyiapkan peralatan dan personel untuk membawa korban turun ke pos Selo.

Upaya mengangkat jasad mahasiswa Universitas Atmajaya itu sudah berlangsung sejak Senin kemarin. Enam personel penyelamat turun ke dalam kawah dengan teknik vertical rescue.

Erri yang masih tercatat sebagai Mahasiswa Semester VI, Jurusan Teknik Industri, Universitas Atma Jaya, Yogyakarta, terjatuh ke dalam kawah puncak Merapi sekitar pukul 11.00, pada Sabtu 16 Mei 2015.

Erri terpeleset saat hendak turun dari ujung salah satu sisi dinding kawah Merapi, yang biasa disebut Puncak Garuda. Erri diduga jatuh karena rapuhnya tanah berbatu di sana.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kawah Merapi

Sumber : Tempo.co

Editor : Yusran Yunus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top