Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Unika Atma Jaya Gelar Pemutaran dan Diskusi Film "Senyap"

Komite Film Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) bekerja sama dengan Komnas HAM, Univeritas Katolik Atma Jaya dan Final Cut for Real akan menggelar acara diskusi juga pemutaran film Senyap (The Look Of Silence) karya Joshua Openheimer pada Rabu, 15 April 2015 pukul 13.00 WIB.
Yustinus Andri DP
Yustinus Andri DP - Bisnis.com 14 April 2015  |  19:17 WIB
Poster FIlm
Poster FIlm "Senyap" - filmsenyap.com

Bisnis.com, Jakarta--Komite Film Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) bekerja sama dengan Komnas HAM, Univeritas Katolik Atma Jaya dan Final Cut for Real akan menggelar acara diskusi juga pemutaran film Senyap (The Look Of Silence) karya Joshua Openheimer pada Rabu, 15 April 2015 pukul 13.00 WIB.

Bertempat di Kampus Fakultas Teknik Atma Jaya Jakarta, acara ini akan mengusung tema Upaya Mendorong Rekonsiliasi Peristiwa 1965 Melalui Film Senyap. Acara terbuka untuk umum dan gratis.  

Sejumlah pakar dan  narasumber dihadirkan dalam seminar yang akan digelar usai pemutaran film. Mereka adalah Muhammad Nurkhoiron (wakil ketua Komnas HAM), Nani Nurrachman Sutoyo (psikolog dan dosen Atma Jaya), Bisri Effendy (peneliti senior LIPI), dan Bonnie Triyana (sejarawan).

Dimoderatori anggota Komite Film DKJ, Alex Sihar, seminar akan membahas kasus pelanggaran HAM yang didokumentasikan melalui film Senyap dalam berbagai sisi.

Film Senyap atau The Look of Silence adalah kelanjutan dari film dokumenter sebelumnya yang berjudul Jagal atau The Act of Killing. Kedua film ini menceritakan tentang pembantaian massal 1965 di Sumatera Utara.

 Berbeda dengan Jagal yang mengambil sudut pandang dari pelaku, Senyap justru mengambil perspektif dari keluarga korban pembantaian masal.

Sebelumnya, di beberapa tempat pemutaran kedua film dokumenter ini sempat mengalami pelarangan oleh aparat keamanan maupun beberapa organisasi masyarakat.

Pelarangan misalnya terjadi pada akhir Maret lalu di Mamuju, serta di berbagai universitas di Yogyakarta pada akhir Desember 2014.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

film film Unika Atma Jaya
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top