Dalami Kasus Budi Gunawan, KPK Panggil Tiga Anggota Polri

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendalami perkara dugaan tindak pidana korupsi penerimaan gratifikasi atau suap dan kepemilikan sejumlah rekening mencurigakan yang telah menjerat calon tunggal Kapolri, Komjen Pol Budi Gunawan.
Sholahuddin Al Ayyubi | 02 Februari 2015 13:03 WIB
Razman Nasution, kuasa hukum Komjen Pol. Budi Gunawan, memperlihatkan lembaran surat panggilan pemeriksaan KPK di Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Jumat (30/1). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendalami perkara dugaan tindak pidana korupsi penerimaan gratifikasi atau suap dan kepemilikan sejumlah rekening mencurigakan yang telah menjerat calon tunggal Kapolri, Komjen Pol Budi Gunawan.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha‎ menuturkan bahwa pihak KPK telah menjadwalkan pemanggilan kepada tiga anggota kepolisian untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara tersebut.

Ketiganya yaitu anggota Direktorat Sabhara Polda Sumatera Utara, Aiptu Revindo Taufik Gunawan Siahaan, Widyaswara Madya Sespim Lemdikpol Polri, Brigjen Pol Budi Hartono Untung, dan anggota Polres Bogor, Brigadir Triyono.

"Ketiganya akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka BG (Budi Gunawan)," tutur Priharsa saat dikonfirmasi, Senin (2/2/2015).

‎Seperti diketahui, calon tunggal Kapolri, Komjen Pol Budi Gunawan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK karena diduga kuat telah menerima gratifikasi dan memiliki sejumlah rekening mencurigakan sewaktu masih menjabat sebagai Karobinkar SSDM Mabes Polri pada 2004-2006.

Budi Gunawan dijerat dengan pasal 12 huruf a atau b dan Pasal 5 ayat 2, Pasal 11 dan atau 12 huruf b juncto undang-undang Tipikor Nomor 20 Undang-undang KPK dan juncto Pasal 5 ayat 1 ke 1 KUHP.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kpk, polri, gratifikasi, komjen budi gunawan

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top