Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KPK VS POLRI: Pihak BG Minta Wantimpres Turun Tangan

Komisaris Jenderal Budi Gunawan (BG) masih menunggu gugatan praperadilan terkait penetapan status tersangka oleh KPK atas dugaan graritifikasi.
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 30 Januari 2015  |  11:59 WIB
Presiden Joko Widodo (tengah) menerima anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/1/2015). - Antara/Widodo S. Jusuf
Presiden Joko Widodo (tengah) menerima anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/1/2015). - Antara/Widodo S. Jusuf

Kabar24.com, JAKARTA— Komisaris Jenderal Budi Gunawan (BG) masih menunggu gugatan praperadilan terkait penetapan status tersangka oleh KPK atas dugaan graritifikasi.

"Pak BG belum bisa hadiri [panggilan KPK,  karena masih menunggu praperadilan. Kita tunggu dulu," kata Razman Arif Nasution, Kuasa hukum Komjen Budi di depan gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (30/1/2015).

SIMAK: KPK VS POLRI: Pihak BG Tuding KPK Tak Gentle

Menurut dia jika putusan praperadilan menerima, tentu batal status tersangka Budi Gunawan yang ditetapkan oleh KPK. Namun,  Razman menyerahkan itu sepenuhnya pada pengadilan.

Selain itu, Razman meminta para ahli hukum di Dewan Pertimbangan Presiden (wantimpres) untuk turun tangan memberi kepastian atas persoalan hukum mantan ajudan Megawati tersebut.

Dengan demikian, persoalan kliennya tidak dibawa ke ranah politik, tapi diselesaikan dengan mekanisme hukum.

Tidak adanya surat pemberitahuan tersangka dan surat pemanggilan KPK yang dianggap tidak sesuai prosedur menjadi alasan Komjen Budi urung memenuhi panggilan KPK hari ini.

BACA JUGA:

APEL AMERIKA MENGANDUNG BAKTERI: Pedagang Malaysia Pasok Apel Granny & Gala ke Nunukan

Profesor Ini Sebut Minuman Mengandung CO2 Tak Bahaya

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK vs Polri
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top