Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KPK vs POLRI, Presiden Jokowi Pertimbangkan Usulan Tim Independen

Presiden akan mempertimbangkan lima usulan tim independen terkait kemelut antar lembaga penegak hukum Komisi Pemberantasn Korupsi dan Polri.
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 28 Januari 2015  |  17:50 WIB
Anggota Tim Sembilan, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif (keempat kiri), Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie (kedua kanan), mantan Ketua KPK Tumpak Hatorangan (kanan), mantan Wakil Ketua KPK Erry Riyana Hardjapamekas (kiri), Sosiolog Imam Prasodjo (ketiga kiri), mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno (kedua kiri), dan Pengamat Kepolisian Bambang Widodo Umar (ketiga kanan) menjawab pertanyaan wartawan usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/1). - Antara/Wi
Anggota Tim Sembilan, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif (keempat kiri), Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie (kedua kanan), mantan Ketua KPK Tumpak Hatorangan (kanan), mantan Wakil Ketua KPK Erry Riyana Hardjapamekas (kiri), Sosiolog Imam Prasodjo (ketiga kiri), mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno (kedua kiri), dan Pengamat Kepolisian Bambang Widodo Umar (ketiga kanan) menjawab pertanyaan wartawan usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/1). - Antara/Wi

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden akan mempertimbangkan lima usulan tim independen terkait kemelut antar lembaga penegak hukum Komisi Pemberantasn Korupsi dan Polri. 

Hal itu dikatakan oleh anggota tim independen Buya Syafii Maarif saat memeberi keterangan pers mengenai butir-butir pernyataan usulan tim independen di kantor Sekretaris Negara, Rabu (28/1/2015). 

"Responsnya dipertimbangkan, ini kan masukan. Kita kan enggak memutuskan, kita memberikan saran sebagai warga negara. Tim independen ini tidak di bawah presiden," ujarnya.

Lima usulan tersebut intinya presiden harus tegas dalam penegakan hukum termasuk membatalkan pelantikan calon Kapolri Komjen (Pol) Budi Gunawan yang berstatus tersangka korupsi gratifikasi. 

Pertemuan tim independen yang beranggotakan sembilan orang berlangsung di Istana Merdeka. Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno. 

Sebelum pertemuan dengan tim independen, Jokowi sudah menerima masukan dari anggota Dewan Pertimbangan Presiden tentang persoalan penegakan hukum di Indonesia namun wantimpres merahasiakan usulannya. 

Menurut anggota tim independen Erry Riyana Hardjapamekas, pertemuan dengan presiden berlangsung rileks. Jokowi terbuka dengan masukan yang disampaikan oleh tim. 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jokowi KPK vs Polri
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top