Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

CUACA BURUK: Pemkab Agam Minta Tunda Tebar Benih Ikan

Bisnis.com, PADANGPemerintah Kabupaten Agam, Sumatra Barat meminta petani ikan keramba di kawasan Danau Maninjau untuk tidak menebarkan benih hingga Januari 2015, karena cuaca diprediksi masih buruk.
Heri Faisal
Heri Faisal - Bisnis.com 30 Desember 2014  |  07:54 WIB
 Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, PADANG - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatra Barat meminta petani ikan keramba di kawasan Danau Maninjau untuk tidak menebarkan benih hingga Januari 2015, karena cuaca diprediksi masih buruk.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Agam Erwanto mengatakan cuaca buruk berupa hujan lebat dan angin kencang terus menerus menyebabkan pembalikan arus air ke permukaan danau yang menyebabkan oksigen menipis, sehingga menjadi pemicu kematian ikan.

Cuaca saat ini kurang bagus. Makanya kami minta petani ikan tidak menebar benih ikan terlebih dahulu, katanya Senin (29/12/2014).

Dia mengatakan sejak Oktober lalu, Pemkab Agam sudah mengeluarkan edaran agar petani ikan di Danau Maninjau tidak menebar benih karena cuaca yang masih ekstrem sepanjang Oktober 2014 hingga Januari 2015.

Dampak cuaca ekstrem beberapa hari terakhir, sekitar 100 ton ikan nila milik petani ikan di Nagari Bayua dan Nagari Maninjau Kecamatan Tangjung Raya mengalami mati mendadak.

Kematian ikan-ikan tersebut membuat petani mengalami kerugian sekitar Rp2,9 miliar, dengan rata-rata harga ikan di tingkat petani Rp29.000 per kilogram.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perikanan agam
Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top