Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Konstruksi dan Jasa Dominasi Izin Usaha di Pekanbaru

Jelang akhir tahun, Pemerintah Kota Pekanbaru melakukan evaluasi berbagai pelayanan termasuk bidang perizinan.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 03 Desember 2014  |  15:42 WIB
 Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, PEKANBARU - Jelang akhir tahun, Pemerintah Kota Pekanbaru melakukan evaluasi berbagai pelayanan termasuk bidang perizinan.

Kepala Badan Pelayanan Terpadu (BPT) Pekanbaru Musa mengatakan sampai saat ini pihaknya sudah menerima pengajuan perizinan dari berbagai sektor bisnis.

"Kami lihat mayoritas permohonan izin usaha yang masuk yaitu pembentukan usaha perseroan, CV dan PT," katanya kepada Bisnis.com, Rabu (3/12/2014).

Untuk jenis usaha dari perusahaan yang mengajukan izin tersebut, menurut Musa, sampai saat ini masih didominasi perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi dan jasa hiburan.

Masih tingginya permohonan izin perusahaan di sektor ini disebabkan Kota Pekanbaru masih dalam tahap pembangunan, sehingga dibutuhkan banyak perusaaan di bidang konstruksi.

Di sisi lain, perusahaan bidang jasa terus mengembangkan bisnisnya di Kota Bertuah dengan alasan masih minimnya daerah wisata dan berlibur. Kondisi ini menciptakan peluang bisnis yang cukup menjanjikan.

"Jasa hiburan yang cukup banyak pengajuannya seperti karaoke keluarga. Meski demikian kami tetap melakukan seleksi ketat sebelum mengeluarkan izin tersebut," katanya.  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

izin usaha pemkot pekanbaru
Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top