Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Australia Tumbuh 0,5% Kuartal III/20143

Australia mencatat perlambatan pertumbuhan pada kuartal III/2014, naik 0,3% (quarter-to-quarter) setelah sebelumnya naik 0,5%. Angka ini lebih rendah dari estimasi ekonom yang disurvei Bloomberg yaitu pertumbuhan 0,7%.
Dara Aziliya
Dara Aziliya - Bisnis.com 03 Desember 2014  |  19:28 WIB

Bisnis.com, SYDNEY – Australia mencatat perlambatan pertumbuhan pada kuartal III/2014, naik 0,3% (quarter-to-quarter) setelah sebelumnya naik 0,5%.

Angka ini lebih rendah dari estimasi ekonom yang disurvei Bloomberg yaitu pertumbuhan 0,7%.

Data perlambatan pertumbuhan yang dipublikasikan Bureau of Statistics ini kembali memunculkan spekulasi kebutuhan pemangkasan tingkat suku bunga.

“Ada potensi mengarah ke sana [pemangkasan suku bunga] oleh Reserve Bank of Australia (RBA).

Penurunan nilai tukar memang akan mendorong sektor nonpertambangan, namun kita tidak dapat membiarkannya begitu saja,” ungkap ekonom QIC Ltd, Matthew Peter, Rabu (3/12).

Adapun, dalam skala tahunan, perekonomian tumbuh 2,7% pada kuartal III dari periode sama tahun sebelumnya, sedangkan ekonom memproyeksikan pertumbuhan 3,1%.

Pemangkasan suku bunga menjadi alternatif utama yang direkomendasikan para ekonom merujuk pada angka pengangguran Australia yang tengah berada di level tinggi 6,2% dan perlambatan kenaikan upah sehingga menggerus daya beli masyarakat. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi australia pertumbuhan ekonomi 2014

Sumber : Bloomberg

Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top