Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DEDE YUSUF: Menyatukan Indonesia Sulit, Perlu Seni Khusus

Indonesia dengan jumlah penduduk yang makin bertambah dan diperkirakan mencapai 250 juta jiwa, diperlukan seni khusus dalam memimpinnya.
Rahmayulis Saleh
Rahmayulis Saleh - Bisnis.com 17 Oktober 2014  |  22:16 WIB
DEDE YUSUF: Menyatukan Indonesia Sulit, Perlu Seni Khusus
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Indonesia dengan jumlah penduduk yang makin bertambah dan diperkirakan mencapai 250 juta jiwa, diperlukan seni khusus dalam memimpinnya.

Dede Yusuf, Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, mengatakan penduduk Indonesia banyak, kebutuhan hidupnya juga banyak. Selain itu, memiliki daratan yang terpisah, infrastruktur yang tidak bersatu, budaya yang berbeda, dan lainnya. Perlu pemimpin yang mempunyai seni dan gaya khusus.

“Menyatukan Indonesia adalah yang sulit. Namun berhasil dibangun oleh para pemimpin kita, apalagi di zaman SBY,” kata Dede dalam diskusi publik Satu dasawarsa catatan untuk Indonesia: Potret dan kebijakan kesejahteraan rakyat di bidang pendidikan dan kesehatan, di Jakarta, Jumat (17/10/2014).

Menurut mantan Wakil Gubernur Jawa Barat ini, kebijakan yang sudah dibangun selama pemerintahan SBY sudah baik. “Namun dalam kebijakan ada beberapa variablenya. Seperti tujuan kebijakan, agen pelaksana, komunikasi antarorganisasi, sumber daya, dan lingkungan sosial dan politik,” ungkapnya.

Contohnya, dana BOS (bantuan operasional sekolah), lanjut Dede, pemerintah sudah menaikkan biaya pendidikan ini cukup besar, namun dalam pelaksanaannya dan penyalurannya masih ada yang melenceng. Ada agen pelaksana yang bermain, atau kepala sekolah dan pejabat yang tidak benar.

“Tidak heran kalau kita dengar ada kepala sekolah yang bermasalah dengan polisi karena korupsi dana BOS, begitu juga dengan pejabat, dan lainnya. Ini yang masih perlu jadi perhatian, mengubah karakter,” ungkap Dede.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dede yusuf pemerintah
Editor : Nurbaiti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top