Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

EKONOMI AS: The Fed Kemungkinan Naikkan Bunga Acuan Lebih Awal

Bank sentral AS kemungkinan menaikkan tingkat bunga acuan lebih cepat dari perkiraan para investor pasar keuangan, menurut sebagian besar ekonom yang disurvei Bloomberg News.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 18 Juni 2014  |  07:23 WIB
EKONOMI AS: The Fed Kemungkinan Naikkan Bunga Acuan Lebih Awal
/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Bank sentral AS kemungkinan menaikkan tingkat bunga acuan lebih cepat dari perkiraan para investor pasar keuangan, menurut sebagian besar ekonom yang disurvei Bloomberg News.

Kontrak berjangka eurodollar, kontrak bunga jangka pendek yang paling aktif diperdagangkan di dunia, tidak menganggap penting langkah pengetatan selama dua tahun ke depan.

Demikian menurut 55% ekonom yang disurvei antara 12 Juni hingga 16 Juni berdasarkan 56 pertanyaan yang diajukan. Para pejabat bank sentral AS dilaporkan memulai pertemuan dua hari, mulai hari ini di Washington.

"Para investor dalam kontrak itu berasumsi bahwa langkah penaikan tingkat bunga lebih lambat dari yang akan dilakukan bank sentral," ujar Conrad DeQuadros, ekonom senior pada RDQ Economics di New York sebagaimana dikutip Bloomnberg, Rabu (18/6/2014).

"Mereka juga tidak mempertimbangkan laporan terbaru yang menunjukkan ekonomi AS menguat setelah mengalami kontraksi pada triwulan pertama," katanya.

“Saya melihat ada keganjilan bahwa pasar tidak memperhatikan perkiraan angka tengah (median) yang telah disampaikan bank sentral AS,” ujar DeQuadros.

Dia menambahkan bahwa akan ada penyesuaian untuk menaikkan tingkat bunga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investor Kebijakan The Fed

Sumber : Bloomberg

Editor : Yusran Yunus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top