Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PU Jabar Menyerah Perbaiki Jalur Tengah H-30 Lebaran

Satuan kerja pelaksanaan jalan nasional (Satker PJN) wilayah II Provinsi Jawa Barat menyatakan menyerah untuk bisa memperbaiki jalur Tengah Jabar sampai H-30 Lebaran 2014.

Bisnis.com, BANDUNG—Satuan kerja pelaksanaan jalan nasional (Satker PJN) wilayah II Provinsi Jawa Barat menyatakan menyerah untuk bisa memperbaiki jalur Tengah Jabar sampai H-30 Lebaran 2014.

Kepala Dinas Bina Marga Jabar M Guntoro pernyataan menyerah itu disampaikan pihak Satker wilayah II Jabar saat pihaknya menggelar rakor seluruh Satker jalan nasional di Jabar pekan lalu.

Rapat utamanya membahas kesiapan jalur Pantura Jabar menghadapi mudik. “Ada keyakinan, saat ini 50% prosesnya dari H-30 yang dijanjikan Menteri PU,” katanya di Bandung, Minggu (25/5/2014).

Kesiapan memperbaiki jalan sesuai tenggat juga ditunjukan oleh Satker PJN wilayah Selatan dan Metro DKI. Metro DKI yang meliputi jalur puncak Cianjur pun menurut Guntoro mengaku tidak ada masalah.

“Masalah hanya di Satker PJN wilayah Jabar Tengah yang meliputi Sukabumi-Cianjur-Bandung dan Cirebon,” paparnya.

Guntoro mengaku secara matematis sejumlah jalur jalan nasional di Tengah sudah bisa dilalui arus mudik. Ia menunjuk jalur Kadipaten-Palimanan yang masih cukup baik, juga Bandung dan hingga Tanjung Sari, Sumedang.

Namun tidak dengan perbaikan kerusakan jalur Sumedang hingga Kadipaten,Majalengka. “Pihak Satker bilang menyerah,” katanya.

Pihak Bina Marga meski tidak memiliki kewenangan atas jalur tersebut mengaku sudah mendesak pihak Satker PJN wilayah II untuk memastikan perbaikan bisa dilakukan, termasuk kerusakan di jalur Sukabumi yang hampir sama kondisinya.

“Saya minta kepastian, ini ada waktu 1 bulan ke depan, saya minta mereka lapor ke menteri PU,” katanya.

Dia menyarankan agar menteri PU mengambil keputusan agar perbaikan jalur yang vital selain Pantura ini dikeroyok oleh seluruh elemen PU.

Pihaknya mengaku sudah menawarkan bantuan peralatan agar pengerjaan perbaikan bisa tuntas. “Tanggung jawab bukan di kita,tapi ini jalur kan ada di Jabar. Silahkan pakai alat-alat kami,” katanya.

Guntoro mengatakan pihak Satker PJN mengaku menyerah karena alasan keterbatasan waktu dan kondisi kerusakan yang luar biasa di jalur tersebut.

Menurutnya muatan berat seperti batu bara yang melintas menggerus jalan tanpa ada solusi. “Memang tidak ada target H-30 di luar jalur pantura, tapi kita semuanya harus bekerja,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor : Rustam Agus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper