Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KRISIS UKRAINA: Donetsk dan Luhanksk Segera Lepas Susul Crimea?

Kelompok pemberontak pro Rusia menyatakan mayoritas penduduk di kawasan Donetsk dan Luhanksk memilih memisahkan diri meski pemerintah Ukraina dan negara Barat menilai referendum itu tidak sah.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 12 Mei 2014  |  11:31 WIB
 Referendum di Crimea - Reuters
Referendum di Crimea - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA—Kelompok pemberontak pro Rusia menyatakan mayoritas penduduk di kawasan Donetsk dan Luhanksk memilih memisahkan diri, kendati pemerintah Ukraina dan negara Barat menilai referendum itu tidak sah.

Para pemilih di Donetsk mendukung pemisahan diri dengan perbandingan dengan jumlah persentase 90% melawan 10% yang menolak, menurut kantor berita RIA Novosti sebagaimana dikutip Bloomberg, Senin (12/5/2014). 

Sementara itu, di wilayah Luhansk diperkirakan 75% mendukung pemisahan diri meski hasil akhir dari pemungutan suara itu belum keluar.

Pemberontak Ukraina Timur pendukung Rusia tetap menggelar referendum pemisahan diri di  Donetsk dan Luhansk kemarin meski sebagian penduduk mengecam langkah itu. Kelompok yang dituduh mendapat bantuan dari pasukan khusus Rusia itu tetap tidak menghiraukan kecaman dari berbagai pihak termasuk Kiev dan negara-negara Barat.

Di tempat pemungutan suara dilaporkan kekacauan sempat terjadi. Bilik pemungutan suara serta daftar pemilihan juga tak tersedia. Para pemimpin pemberontak yang memproklamirkan diri di kedua wilayah itu bersikukuh menggelar pemungutan suara meskipun Presiden Rusia Vladimir Putin mendesak untuk menundanya.

Dalam referendum tersebut, surat suara referendum yang ditujukan untuk para pemilih tertulis 'Apakah anda mendukung langkah pemisahan diri Republik Rakyat Donetsk/Republik Rakyat Luhansk?

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemberontak Krisis Ukraina

Sumber : Bloomberg

Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top