Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KPU RIAU: Sidang Pleno Penghitungan Suara Pileg Dijaga Ketat

KPU Riau memperketat pengawasan jalannya sidang pleno rekapitulasi penghitungan suara Pemilu Legislatif 2014 terutama mengantisipasi masuknya pihak-pihak tertentu yang mengatasnamakan diri sebagai wartawan.
Puput Jumantirawan
Puput Jumantirawan - Bisnis.com 23 April 2014  |  10:14 WIB
/Ilustrasi
/Ilustrasi

Bisnis.com, PEKANBARU - KPU Riau memperketat pengawasan jalannya sidang pleno rekapitulasi penghitungan suara Pemilu Legislatif 2014 terutama mengantisipasi masuknya pihak-pihak tertentu yang mengatasnamakan diri sebagai wartawan.

Pihak KPU Riau pun membentuk tim pengawas yang beberapa diantaranya terdiri dari unsur wartawan.

Komisioner KPU Riau Bidang Hukum, Ilham Yasir mengatakan upaya itu dilakukan untuk mengantisipasi aksi penyusupan dari pihak tertentu yang dikhawatirkan dapat mengganggu jalannya rapat pleno.

“Takutnya ada penyusup yang dapat masuk dengan mengaku sebagai wartawan, makanya kami perketat. Kalau wartawan dari media yang mempunyai reputasi baik, tentu tidak mungkin menjadi penyusup,” katanya.

Wartawan yang hendak masuk akan diperiksa identitasnya dengan menunjukan kartu persnya. Setiap satu media mendapat jatah satu orang wartawan. Sedangkan caleg peserta Pileg tidak dibolehkan masuk ke ruang pleno.

Sidang pleno digelar sejak pagi (23/4/2014) di Hotel Pangeran. Semua komisioner KPU sudah berada di ruangan, tinggal menunggu beberapa peserta yang belum hadir. Dijadwalkan pleno akan memakan waktu 2 hari ke depan. Kalau waktu kurang, KPU Riau akan menambah waktu hingga 25 April.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pileg 2014
Editor : Yusran Yunus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top