Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PEMILU ALJAZAIR: Bouteflika Menangi Kursi Presiden Keempat Kalinya

Presiden Aljazair Abdelaziz Bouteflika kembali meraih masa jabatan keempat dengan mengantungi lebih 80%.
Rustam Agus
Rustam Agus - Bisnis.com 19 April 2014  |  08:39 WIB

Bisnis.com, ALJIER--Presiden Aljazair Abdelaziz Bouteflika kembali meraih masa jabatan keempat dengan mengantungi lebih 80%.

Pengumuman itu disampaikan Menteri Dalam Negeri Tayeb Belaiz, Jumat (18/4/2014).

Presiden berusia 77 tahun dan sedang sakit tersebut sudah jarang tampil di depan umum setelah mengalami stroke ringan tahun lalu.

Namun banyak pihak memperkirakan akan terpilih lagi dengan dukungan militer dan partai Front de Liberation Nationale, yang memerintah.

Hasil resmi memperlihatkan Bouteflika mengumpulkan 81,53 persen suara, sementara pesaing utamanya Ali Benfis menempati posisi kedua dengan meriah 12,18 persen suara.

Calon termuda dalam pemilihan presiden tersebut, Abdelaziz Belaid, berada di posisi ketiga dengan 3,36% suara, diikuti satu-satunya perempuan calon Louiza Hanoune --pemimpin Partai Pekerja-- dengan 1,37% suara.

Dua calon lain yakni Fawzi Rebaine, pemimpin Partai AHD 45, dan Moussa Touati, pemimpin Front Nasional Aljazair, memperoleh kurang dari satu persen suara.

Belaiz mengatakan hasil pemilihan presiden itu baru sementara dan akan dikonfirmasi nanti oleh Dewan Konstitusional, tuis Xinhua yang dipantau Antara, Sabtu(19/4/2014).

Dia mengatakan sebanyak 10.220.029 suara disahkan dari 22.880.678 pemilih yang terdaftar, sedangkan 51,7% pemberi suara datang --turun tajam dibandingkan dengan pada pemilihan umum sebelumnya.

Lebih banyak pemberi suara yang datang tercatat di Provinsi Relizane di Aljazair Barat, sebanyak 82%, sementara pemilih yang lebih sedikit terdapat di Provinsi Berber --Tizi Ouzou dengan 20,01% dan di Bejaia dengan 23,58% pemilih.

Namun, Ali Benfis menolak hasil tersebut dan mengatakan pemilihan umum itu dinodai oleh "kecurangan nyata" sehingga menguntungkan Presiden Bouteflika.

Benfis mengatakan ia akan mengajukan banding terhadap hasil itu ke Dewan Konstitusional dan menyeru rakyat Aljazair agar mencela kecurangan serta mendesak kelas politikus agar mengadakan pembicaraan guna meneliti situasi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aljazair

Sumber : Newswire

Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top