Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polisi Tembak Polisi: AKBP Pamudji Ditembak Brigadir S Dari Jarak Jauh

Penyidik Polda Metro Jaya menduga tersangka Brigadir Susanto menembak Kepala Pelayanan Masyarakat Ajun Komisaris Besar Polisi Pamudji dari jarak jauh.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 20 Maret 2014  |  08:12 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Penembakan yang dilakukan Brigadir S alias Brigadir Susanto diperkirakan tidak dilakukan dari jarak dekat.

Penyidik Polda Metro Jaya menduga tersangka Brigadir Susanto menembak Kepala Pelayanan Masyarakat Ajun Komisaris Besar Polisi Pamudji dari jarak jauh.

"Karena tidak ditemukan jelaga (sisa pembakaran mesiu) pada tubuh korban," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Heru Pranoto di Jakarta, Rabu (19/3/2014).

Heru mengatakan tim Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri menemukan jelaga pada tangan Brigadir Susanto.

Hal tersebut yang menjadi dasar penyidik kepolisian menetapkan Brigadir Susanto sebagai tersangka penembakan AKBP Pamudji.

Heru belum mengungkapkan motif penembakan terhadap AKBP Pamudji karena proses penyelidikan masih berlangsung.

"Mengenai motif sampai saat ini masih didalami," tutur Heru.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto menyatakan penyidik kepolisian menemukan alat bukti yang cukup untuk menetapkan Brigadir Susanto sebagai tersangka penembakan AKBP Pamudji.

Hasil otopsi menunjukkan AKBP Pamudji mengalami luka tembak pada arah pelipis kiri ke pelipis kanan tepatnya di atas telinga dengan kemiringan 10-15 derajat.

Sebelumnya, AKBP Pamudji ditemukan tewas dengan kondisi luka tembak pada bagian kepala di Ruang Piket Yanma Polda Metro Jaya Selasa (18/3) sekitar pukul 21.30 WIB.

Saat itu, Brigadir Susanto keluar ruang piket seraya mengatakan Kayanma (Pamudji) bunuh diri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polda metro jaya polisi tembak polisi

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top