Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polisi Tembak Polisi: Brigadir Susanto Akan Jalani Tes Kebohongan

Kepala Pelayanan Masyarakat Ajun Komisaris Besar Polisi Pamudji ditembak oleh Brigadir Susanto setelah keduanya terlibat percekcokan.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 19 Maret 2014  |  13:46 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA -- Petugas Polda Metro Jaya akan melakukan tes kebohongan terhadap Brigadir Susanto.

Kepala Pelayanan Masyarakat Ajun Komisaris Besar Polisi Pamudji ditembak oleh Brigadir Susanto setelah keduanya terlibat percekcokan.

Pemeriksaan juga akan dilakukan terhadap para saksi terkait penembakan terhadap AKB P Pamudji.

"Rencana tindak lanjut akan melakukan tes lie detector terhadap para saksi," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Jakarta, Rabu (19/3/2014).

Selain meminta keterangan Brigadir Susanto, Rikwanto mengatakan petugas memeriksa saksi yang berada di lokasi kejadian, yakni Brigadir P, Brigadir MC, Aiptu DM dan Brigadir AI.

"Para saksi juga melakukan tes darah dan urine," ungkap Rikwanto.

Petugas Laboratorium Forensik Mabes Polri dan tim Identifikasi Polda Metro Jaya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Rikwanto menyebutkan penyidik kepolisian telah menyita sepucuk senjata api revolver milik Brigadir Susanto, dua butir selongsong peluru, sebutir proyektil yang ditemukan di dinding sekitar tiga meter di TKP dan tiga butir peluru kaliber 38.

Sebelumnya, AKBP Pamudji ditemukan tewas dengan kondisi luka tembak pada bagian kepala di Ruang Piket Yanma Polda Metro Jaya Selasa (18/3) sekitar pukul 21.30 WIB.

Saat itu, Brigadir Susanto keluar ruang piket seraya mengatakan Kayanma (Pamudji) bunuh diri.

Kepala Detasemen Markas Polda Metro Jaya AKBP Pamuji tewas, diduga akibat tembakan sesama polisi di kantor piket pelayanan masyarakat Polda Metro Jaya, Selasa (18/3/2014)malam.

Kejadian ini menandai hari pertama Irjen Pol Dwi Priyatno memimpin Polda Metro Jaya.

"Atas kejadian tersebut, saksi atau diduga pelaku Brigadir Susanto telah diamankan oleh piket provos Iptu Amrizal," ujar Kepala Siaga Piket Pelayanan Markas Kompol Yani Suryani dalam pesan, Rabu (19/3) dini hari.

Yani menjelaskan berdasarkan keterangan saksi Komandan Regu Dua Piket Yanma Polda Metro Jaya Aiptu Dede Mulyani, terjadi percekcokan antara Pamuji dengan Susanto sebelum insiden penembakan.

Kemudian, lanjut Yani, tidak lama setelah Dede meninggalkan tempat itu, terdengar suara tembakan sebanyak dua kali, dan saksi melihat korban telah terluka.
"Korban langsung menjalani pemeriksaan medis di Bid Dokkes Polda Metro Jaya dan Brigadir Susanto diamankan di piket provos Polda," kata Yani.

Para penyidik Polda Metro Jaya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara yang dilakukan secara tertutup.

Saat olah TKP tidak ada yang diperkenankan masuk ke lokasi di kompleks Polda Metro Jaya.

Sementara, jasad AKBP Pamuji sempat dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polda metro jaya polisi tembak polisi
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top