Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Diperta Jabar Minta Pemerintah Impor Produk Hortikultura dalam Bentuk Benih

Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Diperta) Jawa Barat meminta pemerintah pusat agar mengimpor produk hortikultura dalam bentuk benih.
Wandrik Panca Adiguna
Wandrik Panca Adiguna - Bisnis.com 10 Januari 2014  |  16:52 WIB
Diperta Jabar Minta Pemerintah Impor Produk Hortikultura dalam Bentuk Benih
Bagikan

Bisnis.com, BANDUNG - Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Diperta) Jawa Barat meminta pemerintah pusat agar mengimpor produk hortikultura dalam bentuk benih.

Kepala Diperta Jabar Diden Trisnadi mengatakan untuk ketersediaan produk hortikultura di Jabar saat ini masih memang terbatas, jika dibandingkan dengan permintaan pasar yang cukup tinggi.

"Terutama komoditas bawang putih yang masih bergantung terhadap impor, sedangkan kuantitas untuk bawang merah di Jabar masih kalah dengan kawasan lain," katanya, Jumat (10/1/2014).

Padahal, kata Diden, kuantitas dan kualitas komoditas bawang di Jabar berpotensi lebih baik dari produk impor.

Oleh karena itu, dia berharap kepada pemerintah pusat untuk lebih memperbesar impor bawang dalam bentuk benih bukan produk jadi.

Selain itu, Diden mengungkapkan, permasalahan lain yang harus diantisipasi adalah penempatan waktu yang tepat dalam mengimpor benih bawang dengan waktu tanam.

"Saat ini waktu pengiriman impor selalu tidak tepat. Katakanlah petani mulai menanam bawang bulan ini, sedangkan benih yang diimpor datang satu bulan kemudian. Memaksa petani untuk menjual benih sebagai produk konsumsi," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hortikultura produk hortikultura pemprov jabar
Editor : Nurbaiti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top