Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PPATK Beberkan Data Transaksi Keuangan Calon Kapolri Sutarman

Kepala PPATK Muhammad Yusuf memenuhi panggilan Komisi III DPR untuk membahas transaksi keuangan calon Kapolri Komjen Pol. Sutarman.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 16 Oktober 2013  |  11:35 WIB
PPATK Beberkan Data Transaksi Keuangan Calon Kapolri Sutarman
Ketua PPATK M. Yusuf - Bisnis/Rahmatullah

Bisnis.com, JAKARTA - Muhammad Yusuf, Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), memenuhi panggilan Komisi III DPR untuk membahas transaksi keuangan calon Kapolri Komjen Pol. Sutarman.

Menurutnya, PPATK akan menyampaikan data transaksi keuangan calon Kapolri Komjen Pol. Sutarman kepada Komisi III. Data itu digunakan untuk mencari tahu apakah yang bersangkutan pernah terlibat dalam kasus rekening gendut atau pencucian uang.

"Kami akan objektif dan menyampaikan hal yang berkaitan dengan apa adanya,"ujar M. Yusuf ketika dijumpai di gedung DPR RI, Rabu (16/10/2013).

Namun, M. Yusuf enggan membeberkan secara detail terkait hal-hal apa saja yang akan disampaikannya kepada Komisi hukum tersebut. "Nanti saya sampaikan di forum saja, tidak etis kalau saya sampaikan sekarang," terangnya.

Selain memanggil PPATK, DPR memanggil Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) untuk hadir dalam rapat dengar pendapat hari ini.

Wakil Ketua Komisi III, Tjatur Sapto Edi mengatakan ingin mengetahui rekam jejak dan penilaian Kompolnas terhadap kinerja Sutarman.

Menurutnya, masukan dari kedua lembaga ini akan menjadi masukan atau pertimbangan dalam uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri yang akan dilaksanakan besok, Kamis (17/10/2013). "Terpilih atau tidak, bergantung pada perkembangan dua hari ini," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ppatk kombes pol sutarman
Editor :

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top