Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Putusan Sengketa Merek Djarum Black Autoblackthrough Ditunda 17 Oktober

Anissa Margrit
Anissa Margrit - Bisnis.com 08 Oktober 2013  |  19:29 WIB
Putusan Sengketa Merek Djarum Black Autoblackthrough Ditunda 17 Oktober
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Perkara merek Djarum Black Autoblackthrough yang melibatkan PT.Djarum batal diputus pada hari ini (8/10/2013) lantaran majelis hakim belum siap.

Dalam sidang hari ini, majelis hakim yang dipimpin oleh Gosen Butar-Butar menyatakan putusan belum siap. "Sidang putusan ditunda hingga Kamis, 17 Oktober".

Sengketa merek dagang antara Lie Reza H.Aliwarga dengan Djarum ini sudah berlangsung sejak awal Juli. Ketika itu, penggugat mengklaim sebagai pemegang lisensi merek auto black through berdasarkan perjanjian dengan Adhi Soebekti tertanggal 12 Oktober 2009.

Adhi adalah pemilik langsung merek auto black through.

Penggugat menerangkan pihaknya telah memulai usaha di bidang jasa pameran sejak Juni 2001. Setelah beberapa kali menggelar pameran, pihak tergugat mulai berpartisipasi pada 2003. (foto: blackxperience)

Namun pada 2013 tanpa sepengetahuan penggugat, pihak Djarum tiba-tiba menggelar pameran serupa dengan konsep dan merek Djarum Black Autoblackthrough. Lie menilai konsep dan merek itu mempunyai persamaan pada pokoknya dengan merek auto black through yang lisensinya dipegang olehnya.

Penggugat menyatakan tindakan itu telah mengganggu dan merugikan pihaknya, serta menyebabkan kebingungan di konsumen. Dia melanjutkan penggunaan merek Djarum Black Autoblackthrough sudah menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan menunjukkan adanya itikad tidak baik dari tergugat.

Dalam dalilnya, penggugat mendasarkan gugatannya pada Pasal 4 Undang-Undang (UU) Nomor 15 Tahun 2001 Tentang Merek. Ketentuan tersebut intinya menyatakan merek tidak dapat didaftarkan oleh pemohon yang memiliki itikad tidak baik.

Oleh karena itu, Lie memohonkan merek Djarum Black Autoblackthrough untuk dibatalkan. Dalam perkara ini, penggugat diwakili oleh kuasa hukum dari kantor Jaswin Damanik dan rekan.

Atas gugatan ini, kuasa hukum Djarum, Musa Sinambela telah membantah dalil penggugat. "Merek Djarum Black Autoblackthrough sudah didaftarkan dan ada sertifikatnya," paparnya.

Menurut situs Djarum, Djarum Black Autoblackthrough merupakan kegiatan yang diusung oleh salah satu varian produk merek yakni Djarum Black. Produk itu dirilis pertama kali pada 2001.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sengketa merek merek pt djarum
Editor : Yusran Yunus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top