Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bentrok Berdarah di Luwu Utara, 1 Tewas, 3 Luka-luka

Winda Rahmawati
Winda Rahmawati - Bisnis.com 24 September 2013  |  13:46 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Satu orang tewas dan tiga orang luka-luka dalam bentrok berdarah antar warga di Desa Kariago, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan pada Senin (23/9/2013) pukul 06.00 Wita.

Kabag Prodok Ro Bid DivHumas Polri Kombes Pol Hilman Thayyib mengatakan sejauh ini pihaknya belum mengetahui secara jelas pemicu bentrokan tersebut. Dalam bentrokan itu, warga Desa Kariango dengan warga Desa Padang saling berkelahi dengan menggunakan busur dan berbagai senjata tajam.

Bahkan ada yang menggunakan papporo, senjata api rakitan. Senjata itu dikenal sangat mematikan dan pelurunya berupa potongan besi berukuran sekitar 2 cm, paku, dan biji penabur.

"Warga yang diketahui menggunakan senpi [senjata api] ini akan diproses sesuai undang-undang terkait," katanya, Selasa (24/9/2013).

Sementara itu, korban meninggal dunia bernama Lapona alias Sabar (55 tahun) akibat mengalami luka tembak papporo di bagian perutnya.

Tiga warga yang luka-luka diantaranya Idil (23 tahun), menderita luka di bagian betis akibat terkena papporo. Kemudian Anto (29), luka terkena anak panah pada kaki kiri, Ruspian (42), luka kaki kiri dan kanan terkena papporo.

Keempat korban semuanya merupakan para petani warga Desa Kariango, sedangkan dari warga Desa Padang tidak diketahui ada korban.

"Kami sudah memeriksa beberapa saksi, kasus ini ditangani langsung oleh Polres Luwu Utara dibantu Polda Sulsel," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulsel senjata rakitan papporo luwu utara
Editor : Yusran Yunus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top