Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pangsa Pasar Perbankan Syariah di Balikpapan Capai 7,8%

Bisnis.com, BALIKPAPAN--Penguasaan pangsa pasar perbankan syariah di Balikpapan diperkirakan mampu mencapai 7,8% pada akhir tahun, seiring dengan adanya tren nasabah yang mulai melirik bank dengan konsep syariah ini.
Rachmad Subiyanto
Rachmad Subiyanto - Bisnis.com 30 Agustus 2013  |  14:18 WIB
Pangsa Pasar Perbankan Syariah di Balikpapan Capai 7,8%

Bisnis.com, BALIKPAPAN--Penguasaan pangsa pasar perbankan syariah di Balikpapan diperkirakan mampu mencapai 7,8% pada akhir tahun, seiring dengan adanya tren nasabah yang mulai melirik bank dengan konsep syariah ini.

Berdasarkan data dari Bank Indonesia Perwakilan Balikpapan, penguasaan pasar perbankan syariah yang tertinggi berasal dari indikator pembiayaan yang mencapai 7,93% pada kuartal II/2013.

Adapun untuk aset perbankan syariah, pangsa pasarnya telah mencapai 7,25% pada periode yang sama. Sementara untuk DPK, pangsa pasarnya baru mencapai 5,87%.

Ketua Asosiasi Perbankan Syariah Indonesia (Asbisindo) Balikpapan Nurfi Majidi mengatakan kondisi ekonomi yang masih belum stabil menyebabkan masyarakat mulai mencari alternatif perbankan dalam menjalankan aktifitas bisnisnya.

“Karenanya, kami perkirakan share pangsa pasar perbankan syariah secara moderat di Balikpapan bisa mencapai 7,8%,” ujarnya kepada Bisnis, Jumat (30/8/2013).

Pertumbuhan penyaluran pembiayaan diakuinya menjadi penopang penguasaan pangsa pasar tersebut. Apabila akhir tahun lalu penyaluran pembiayaan tercatat sebesar Rp1,23 triliun dan tumbuh pada kuartal I/2013 menjadi Rp1,34 triliun, dan menjadi Rp1,54 pada kuartal II/2013.

Sektor perumahan menjadi salah satu pemberi sumbangan tertinggi terhadap penyaluran pembiayaan perbankan syariah di Balikpapan.

Karakteristik sektor perumahan yang harganya tidak akan mengalami penurunan menjadi salah satu daya tarik yang dilirik perbankan.

Selain perumahan, imbuh Nurfi, ada juga pembiayaan pada sektor perdagangan dan industri berskala menengah besar yang nilainya cukup mampu mendongkrak kinerja pembiayaan. "Perumahan masih mendominasi. Tetapi ada juga yang mencoba di pembiayaan produktif skala menengah besar yang mampu mendongkrak jumlah pembiayaan," tukasnya.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Tutuk SH Cahyono mengakui pertumbuhan perbankan syariah lebih cepat dibandingkan dengan perbankan konvensional.

Dia berpendapat hal ini kemungkinan terjadi karena sosialisasi yang dilakukan oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kota Balikpapan bisa diterima dengan baik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pangsa pasar perbankan syariah balikpapan
Editor : Nurbaiti

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top