Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ratna Dewi Umar Dituntut 5 Tahun Penjara

Bisnis.com, JAKARTA - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) menuntut terdakwa kasus korupsi pengadaan alat kesehatan penanggulangan flu burung di Kementerian Kesehatan Ratna Dewi Umar dituntut 5 tahun penjara dan denda Rp500 juta.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 01 Agustus 2013  |  19:57 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) menuntut terdakwa kasus korupsi pengadaan alat kesehatan penanggulangan flu burung di Kementerian Kesehatan Ratna Dewi Umar dituntut 5 tahun penjara dan denda Rp500 juta.

Tuntutan itu dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum KPK, Kresno Anto Wibowo berdasarkan pasal 2 ayat 1 UU No. 31/1999 sebagaimana diubah dengan UU No. 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 jo pasal 65 ayat (1) KUHP mengenai perbuatan melanggar hukum yang merugikan keuangan negara.

Namun, menurut Kresno, Mantan Direktur Bina Pelayanan Medik Dasar, Ditjen Bina Pelayanan Medik Departemen itu, dibebaskan dari tuntutan juncto pasal 18, mengenai pembayaran uang pengganti karena jaksa menilai bahwa Ratna tidak menerima keuntungan dari kerugian negara tersebut.

Selain itu, sebagian kerugian sudah dikembalikam ke negara dan telah disita oleh penyidik KPK.

Tuntutan itu didasarkan atas dugaan Ratna telah merugikan keuangan negara sebesar Rp50,47 miliar yang berasal dari empat pengadaan alat kesehatan pencegahan flu burung.

"Terdakwa selaku direktur Bina Pelayanan Medik Dasar pada Direktorat Jenderal Bina Pelayanan Medik Departemen Kesehatan menyetujui arahan Siti Fadillah Supari selaku Menteri Kesehatan agar dalam pengadaan alat kesehatan dilaksanakan dengan metode penunjukkan langsung dan sebagai pelaksana pekerjaan adalah Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo," kata jaksa dalam tuntutannya, Kamis (1/8/2013).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK tipikor ratna dewi umar
Editor : Sepudin Zuhri
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top