Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KEBAKARAN HUTAN RIAU, TNI Tambah 2.000 Personel

  BISNIS.COM, JAKARTA—Tentara Nasional Indonesia (TNI) menambah kekuatan sebanyak 2.000 personel untuk dikirim ke wilayah Riau terkait dengan bencana kebakaran dan asap yang melanda di provinsi pulau Sumatra tersebut.
Winda Rahmawati
Winda Rahmawati - Bisnis.com 26 Juni 2013  |  18:21 WIB
KEBAKARAN HUTAN RIAU, TNI Tambah 2.000 Personel
Bagikan

  BISNIS.COM, JAKARTA—Tentara Nasional Indonesia (TNI) menambah kekuatan sebanyak 2.000 personel untuk dikirim ke wilayah Riau terkait dengan bencana kebakaran dan asap yang melanda di provinsi pulau Sumatra tersebut.

Kepala Bagian Penerangan Satuan Kombes Pol Rana S. Permana mengatakan dari 2.000 personel TNI tersebut, yang sudah dikirim saat ini baru sebanyak 400 personel.

Sejauh ini, katanya, tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, dan masyarakat sudah mengerahkan water bombing dengan tiga helikopter yang menjatuhkan air dengan kapasitas 5.000 liter per sekali angkut.

Kesemuanya itu bertujuan untuk memadamkan api secepatnya yang asapnya telah merembet ke negara-negara tetangga, Singapura dan Malaysia.

Selain itu, tim gabungan juga sudah membuat hujan buatan dengan menebar NaCL pada awan yang berpotensi hujan dengan satu pesawat hercules dan satu pesawat kassa.

“Hasilnya terjadi hujan di wilayah Dumai pada Minggu sore [23/6] dan Senin malam [24/6] di daearah Indagiri Hilir dan Senin sore [24/6] hujan di Pekanbaru dan Bengkalis,” terang Rana saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Rabu (26/6/2013).

Adapun bentuk pemadaman di darat, tambahnya, tim gabungan sudah mengerahkan peralatan mesin robin dan pelatalan lainnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri tni kebakaran hutan riau bencana asap
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top