Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

TERORIS LUMAJANG: Bertransaksi Lewat Facebook

BISNIS.COM, JAKARTA—Mabes Polri menemukan adanya transaksi elektronik lewat jejaring facebook terkait pelaku perakit bom di kantor ekspedisi pengiriman barang di Lumajang, Jawa Timur.
Winda Rahmawati
Winda Rahmawati - Bisnis.com 04 Juni 2013  |  17:13 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA—Mabes Polri menemukan adanya transaksi elektronik lewat jejaring facebook terkait pelaku perakit bom di kantor ekspedisi pengiriman barang di Lumajang, Jawa Timur.

“Kami melihat ada transaksi termasuk dalam aspek cara pembuatan dari bahan peledak dari bom rakitan dengan salah satu karyawan travel agen. Transaksi elektronik melalui facebook,” kata Kabiro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar, Selasa (3/6/2013).

Hingga tadi malam (3/6), Polri masih mendalami transaksi elektronik tersebut karena ada kejanggalan setelah melakukan kroscek terkait informasi yang tertuang lewat jaringan media.

Bahkan, bom rakitan tersebut masih dicurigai apakah hanya digunakan oleh tersangka Fungki Isnanto (FI) untuk menangkap ikan.

“Tapi menarik ditelusuri terkait pada pemeriksaaan awal. Belum bisa saya jelaskan seperti apa, patut dikembangkan niatan pembuatan bom ikan ini masih terus didalami. Kami minta waktu dulu,” katanya.

Boy menjelaskan, tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri juga sudah membackup pemeriksaaan ikut mengamankan hasil pemeriksaan FI.

Sementara itu, Boy menegaskan zat atau material bom yang ditemukan di lokasi kejadian mirip dengan dengan berbagai aksi teror yang terjadi selama ini.

Menurutnya, material bom tersebut terlalu canggih jika hanya digunakan untuk membuat bom ikan atau dikenal sebagai bondet.

“Ini masih ditelusuri dari efek ledakan yang terjadi. Ada ketidakwajaran dari konten pembicaraan pelaku dan material bom yang ditemukan,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

facebook transaksi teroris lumajang bom ikan
Editor : Ismail Fahmi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top