Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SUAP PROYEK MEDAN: KPK Tangkap Tiga Orang

BISNIS.COM, JAKARTA— Komisi Pemberantasan Korupsi  menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam kasus suap dana bantuan bawahan PDB di kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 15 Mei 2013  |  17:30 WIB
SUAP PROYEK MEDAN: KPK Tangkap Tiga Orang

BISNIS.COM, JAKARTA— Komisi Pemberantasan Korupsi  menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam kasus suap dana bantuan bawahan PDB di kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Ketiga orang itu yakni pria berinisial SP yang merupakan kontraktor, KRL, kepala dinas Plt Pekerjaan Umum, dan HIB bupati Madina, Medan Sumatera Utara.

Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan operasi tangkap tangan dilakukan pada 14 Mei sekitar pukul 12.00 WIB, terhadap SP, dan KRL. Penangkapan dilakukan di dekat rumah HIB di Jalan Seiyasa, Medan, paska pertemuan antara SP, HIB dan KRL yang dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB.

Penangkapan dilakukan, karena adanya dugaan suap dari SP kepada KRL dan HIB, untuk memasukan perusahaan SP dalam proyek yang didanai oleh uang bantuan PDB itu.

"Dalam pemeriksaan rumah HIB, penyidik KPK menemukan uang senilai Rp1 miliar yang disimpan dalam kantong plastik di lemari penyimpan di rumah HIB," ujar Johan Rabu (15/5/2013).

Johan mengatakan keduanya diamankan sementara di gedung Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara, dan rencananya akan diterbangkan ke Jakarta hari ini juga.

Sementara itu, Johan juga menyatakan KPK juga sudah mengamankan HIB. Bupati Madina sore ini, atau sekitar pukul 15.15 WIB.

Artinya, saat ini sudah tiga orang yang resmi ditangkap KPK dalam kaitannya dengan kasus suap proyek infrastruktur dengan dana bantuan PDB itu.

Johan menambahkan status ketiga untuk sementara ini masih terperiksa. (ltc)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

suap kasus suap
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top