Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

BOM BOSTON: Polisi AS Belum Berhasil Tangkap Tersangka Kedua

BISNIS.COM, BOSTON-Suara tembakan terdengar, Jumat malam (19/4/2013) waktu setempat, di pinggiran Boston, Watertown, saat warga lokal baru saja diperkenankan pulang ke rumah mereka setelah operasi besar di daerah itu sepanjang siang hari.Kegaduhan itu
Yusran Yunus
Yusran Yunus - Bisnis.com 20 April 2013  |  07:50 WIB
BOM BOSTON: Polisi AS Belum Berhasil Tangkap Tersangka Kedua
Bagikan

BISNIS.COM, BOSTON-Suara tembakan terdengar, Jumat malam (19/4/2013) waktu setempat, di pinggiran Boston, Watertown, saat warga lokal baru saja diperkenankan pulang ke rumah mereka setelah operasi besar di daerah itu sepanjang siang hari.

Kegaduhan itu dilaporkan telah terjadi di Franklin Street di Watertown, sementara Boston Globe dengan mengutip beberapa sumber melaporkan tersangka nomor 2 pelaku pemboman Boston Marathon, Dzhokar Tsarnaev telah "ditembaki".

"Baku-tembak terjadi cuma beberapa menit setelah Gubernur Massachusetts Deval Patrick mencabut penutupan di seluru kota itu, dan pihak berwenang mengumumkan tersangka telah menghindari pengepungan, meninggalkan satu mobil dan melarikan diri," kata Boston Globe.

Kol. Timothy Alben dari Kepolisian Negara Bagian Massachusetts, Jumat, mengatakan dinas penegak hukum belum menangkap Dzhokar Tsarnaev, tersangka kedua pembom Boston Marathon. Namun pengejaran masih berlangsung, dan penutupan kota tersebut dicabut.

"Kami tetap terikat komitmen pada ini. Kami belum menangkap tersangka kami. Tapi kami akan melakukannya," kata Alben dalam satu taklimat di Watertoen, tempat pengejaran sedang dilakukan pada hari itu.

Ia menyatakan pemerintah memeriksa sebanyak 20 jalan, mendatangi tempat tinggal warga, menggeledah rumah dan memastikan warga tidak terancam bahaya.

Alben mengatakan ia tidak memiliki keterangan langsung bahwa tersangka berada di Daerah Boston, tapi "ikatannya" berada di Boston, jadi ia mungkin masih berada di situ. Alben percaya Dzhokar Tsarnaev adalah "satu-satunya orang yang kami cari pada saat ini".

Alben juga mengatakan pengejaran itu membersihkan sebagian besar permukiman, tim taktis yang bersenjata berat mulai ditarik, tapi polisi negara bagian akan tetap menempatkan personel paramiliter di Watertown selama dua atau tiga hari ke depan. Ia menekankan jika orang melihat Dzhokar Tsarnaez, mereka tak boleh bertindak sendiri. "Kami terus bekerjasama guna menyelesaikan ini." (antara/xinhua/oana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

as bom boston

Sumber : Newswire

Editor : Yusran Yunus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top