Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

UJIAN NASIONAL 2013: Kekurangan Soal Terpaksa Diatasi dengan Foto Copy Soal

BISNIS.COM, JAKARTA-Pelaksanaan Ujian Nasional tingkat Sekolah Menengah Umum/Sekolah Menengah Kejuruan (SMU/SMK) yang dimulai pada Kamis (18/4/2013) berjalan kurang sukses sesuai harapan pemerintah.
Yusran Yunus
Yusran Yunus - Bisnis.com 18 April 2013  |  11:21 WIB
UJIAN NASIONAL 2013: Kekurangan Soal Terpaksa Diatasi dengan Foto Copy Soal
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA-Pelaksanaan Ujian Nasional tingkat Sekolah Menengah Umum/Sekolah Menengah Kejuruan (SMU/SMK) yang dimulai pada Kamis (18/4/2013) berjalan kurang sukses sesuai harapan pemerintah.

 

Di berbagai daerah, sejumlah kejadian kurang nyaman menimpa siswa. Di Kendari, Sulawesi Tenggara, kekurangan naskah soal pada sejumlah sekolah terpaksa diatasi dengan foto copy. Sementara di Kotabaru, Kalimantan Selatan, hari pertama UN diwarnai kekurangan 20 amplop soal UN.

Dari Kota Kupang, Wali Kota Kupang Jonas Salean mengatakan, pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/MA/SMA Luar Biasa di Kota Kupang ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur, dipastikan berlangsung hari Jumat (19/4/2013).

"Kita terpaksa lakukan penundaan pelaksanaan UN tingkat SMA/MA/SMA Luar Biasa hari ini dan baru dilakukan Jumat (19/4/2013) karena kondisi naskah UN yang tidak lengkap," kata Salean, usai melakukan rapat bersama Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Kupang dan jajaran serta seluruh kepala sekolah penyelenggara UN di daerah itu, Kamis.

Menurut Salean, kebijakan penundaan itu dilakukan karena belum tersalurkannya semua naskah UN di daerah itu, untuk diberikan kepada 31 sekolah penyelenggara UN tingkat SMA sederajat di daerah itu.

Dia mengatakan, kebutuhan naskah UN yang harus disalurkan ke 31 sekolah penyelenggara di Kota Kupang, berjumlah 1.065 sampul, baru disalurkan sebanyak 360 sampul sehingga masih mengalami kekurangan sebanyak 705 sampul. Karena itu, Pemerintah Kota Kupang mengambil kebijakan untuk melakukan penundaan.

Namun demikian, setelah melakukan rapat dengan jajaran Pendidikan di Kota Kupang, bersama utusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, maka disepakati kekurangan naskah UN bisa diperbanyak dengan fotokopi. "Karena itu pelaksanaan UN bisa dilakukan Jumat," kata mantan Sekretaris Daerah Kota Kupang itu.

Di Pekanbaru, sebanyak 13 siswa dari sebanyak 14.356 siswa yang sebelumnya terdaftar sebagai peserta UN 2013 di Pekanbaru, Riau, tidak mengikuti pelaksanaan hari pertama hingga ketiga dan dipastikan bakal mengikuti UN susulan.

"Tentunya ada solusi yakni mereka akan disertakan dalam UN susulan pekan depan," kata Ketua Pelaksana UN Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, dihubungi per telepon di Pekanbaru, Kamis.

Dia menjelaskan, ketidakhadiran ke-13 siswa tersebut disebabkan berbagai hal seperti sakit dan kecelakaan.(antara)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nasional ujian un

Sumber : Newswire

Editor : Yusran Yunus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top