Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KORUPSI PON RIAU: Kahar Diperiksa Sebagai Saksi Atas Rusli Zainal

BISNIS.COM, JAKARTA—Kahar Muzakir –anggota DPR dari Fraksi Golkar– memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa sebagai saksi atas tersangka Rusli Zainal dalam kasus korupsi pembangunan venue dalam kegiatan PON di Riau.
Sepudin Zuhri
Sepudin Zuhri - Bisnis.com 27 Maret 2013  |  10:21 WIB
KORUPSI PON RIAU: Kahar Diperiksa Sebagai Saksi Atas Rusli Zainal
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA—Kahar Muzakir –anggota DPR dari Fraksi Golkar– memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa sebagai saksi atas tersangka Rusli Zainal dalam kasus korupsi pembangunan venue dalam kegiatan PON di Riau.

“Saya diperiksa untuk saksi Rusli Zainal. Nanti saja ya, kan saya belum diperiksa, nanti saja keterangannya setelah diperiksa,” ujarnya saat tiba di gedung KPK, Rabu (27/3/2013).

Kahar tiba di gedung KPK sekitar pukul 09.30 WIB. Selain, Kahar, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga memeriksa beberapa saksi lain atas tersangka Gubernur Riau Rusli Zainal.

Beberapa saksi lainnya yaitu Kabag Badan Anggaran DPR Nurul Faiziah dan Badrut Tamam (Staf Ahli Kahar Muzakir).

Rusli Zainal, Gubernur Riau periode 2008-2013, ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus korupsi pembangunan venue dalam kegiatan PON di Riau dan perizinan hutan tanaman industri (HTI) Pelalawan Riau pada 8 Februari 2013

Rusli juga disangkakan atas kasus tindak pidana korupsi dalam kasus pembahasan Perda No. 6/2010 tentang Dana Pengikatan tahun Jamak Pembangunan Venue Pekan Olahraga Nasional (PON) Riau 2012.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpk korupsi riau pon
Editor : Others
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top