Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PRESIDEN PKS DITANGKAP: Pengurus DPP Akan Beri Keterangan Pers Hari ini

JAKARTA -- Suasana kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS masih terlihat sepi, hanya pewarta dari berbagai media yang sedang menunggu keterangan pers dari pimpinan partai politik tersebut.
- Bisnis.com 31 Januari 2013  |  11:01 WIB

JAKARTA -- Suasana kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS masih terlihat sepi, hanya pewarta dari berbagai media yang sedang menunggu keterangan pers dari pimpinan partai politik tersebut.

Berdasarkan pantauan Bisnis, banyak wartawan dari berbagai media baik cetak, online, maupun elektronik yang sedang menunggu di depan kantor DPP PKS di Jl. T.B. Simatupang No. 82, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Bahkan, di meja resepsionis di depan kantor ada pengumuman bertuliskan "Belum ada jadual wawancara".

Seorang anggota satpam  di kantor tersebut mengatakan para petinggi partai belum datang, hanya beberapa pengurus biasa seperti staf humas.

Ketua Bidang Humas DPP PKS Mardani Alisera mengatakan kemungkinan akan diadakan keterangan pers pada hari ini pukul 13.00 WIB.

"Mungkin jam 13.00 ada kabar ya," ujarnya melalui pesan singkat yang diterima Bisnis, Kamis (31/1).

Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi terakit kasus dugaan suap dari PT Indoguna Utama (perusahaan importir daging), untuk mengurus importasi daging.

KPK telah menjemput Luthfi kemarin malam untuk diperiksa pada pagi ini. KPK juga telah menetapkan tiga orang tersangka lainnya yaitu Juard Effendi dan Aria Abdi Effendi (direksi PT Indoguna) dan Ahmad Fathana (kurir).

Ketiga tersangka itu telah diperiksa selama 24 jam dan saat ini sudah ditahan. Ahmad Fathana tertangkap tangan oleh tim penyidik KPK pada Selasa malam (29/1) sekitar pukul 20.20 WIB di Hotel Le Meridien bersama dengan Maharani. Namun, Maharani sudah dilepaskan. (if)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top