Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

THE FED Tak Longgarkan Belanja Obligasi Bulanan

WASHINGTON—Federal Reserve (the Fed) Amerika Serikat mengisyaratkan tidak akan melonggarkan program belanja obligasi bulanannya sebesar US$85 miliar guna menggenjot perekonomian yang stagnan.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 31 Januari 2013  |  20:50 WIB

WASHINGTON—Federal Reserve (the Fed) Amerika Serikat mengisyaratkan tidak akan melonggarkan program belanja obligasi bulanannya sebesar US$85 miliar guna menggenjot perekonomian yang stagnan.

Komite Pasar Terbuka Federal (FMOC) pada Rabu (30/1) waktu setempat menyatakan pertumbuhan ekonomi terancam anjlok meskipun kinerja pasar finansial global telah membaik.

Setelah pertemua selama 2 hari, Ketua the Fed Ben S. Bernanke dan para pejabat bank sentral AS lainnya mengatakan akan menerapkan akomodasi kebijakan yang sesuai untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi dan menekan tingkat pengangguran yang mencapai 7,8%.

“Semua pernyataan itu menunjukkan mereka akan terus membeli obligasi sebesar US$85 miliar per bulan sebelum mereka puas melihat kondisi pasar tenaga kerja telah seperti yang mereka inginkan,” kata Ward McCarthy, kepala ekonom Jefferies & Co. di New York.

Bernanke dan para koleganya di FMOC telah memberikan stimulus tanpa batas yang sering disebut quantitative easing tahap tiga dengan membeli surat utang negara AS atau tresuri sebesar US$45 miliar dan obligasi beragun hipotek sebesar US$40 miliar per bulan.

Namun, sebuah notulen rapat FMOC pada Desember 2012 menunjukkan mereka sempat berdebat terkait wacana penetapan batas waktu pelaksanaan program tersebut, meski sebelumnya Bernanke telah berjanji akan terus melaksanakannya sampai dia melihat dan puas dengan pemulihan yang berkelanjutan di pasar tenaga kerja. (Ahmad Puja R. Altiar/sut)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Bloomberg

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top