Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TNI Waspadai Gerakan di Laut China Selatan

News Editor
News Editor - Bisnis.com 29 Januari 2013  |  16:46 WIB
JAKARTA--Jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) mewaspadai gerakan militer China terkait dengan konflik sembilan titik penangkapan ikan di laut China Selatan. 
 
Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono mengatakan China memang pernah mengklaim sembilan titik daerah penangkapan ikan tradisional.
 
Hanya, kata dia, kondisi itu perlu disikapi hati-hati. "Jangan sampai klaim perikanan menjadi klaim wilayah," ujarnya di Mabes TNI Cilangkap, Selasa (29/1).
 
Agus menegaskan pihaknya sangat hati-hati dan sudah melayangkan protes ke China. Meski demikian setelah itu sampai saat ini TNI belum mendapati kapal asing masuk ke Natuna. "Dulu memang pernah ada pengawalan."
 
Sementara guna meningkatkan keamanan pertahanan, lanjut dia, TNI membangun pertahanan di Natuna. Sistem pertahanan ada dari Angkatan Udara, Angkatan Darat dan Angkatan Laut.
 
Guna menegaskan batas negara, lanjut dia, pihaknya juga membangun 13 pos pertahanan di darat dan satu pos di pulau terluar. Dari sejumlah pos itu ada yang akibat pergeseran maupun pos baru.
 
Perbaikan pos itu agar meningkatkan fasilitas prajurit di perbatasan. Sementara guna menekan konflik di perbatasan, TNI juga menggelar patroli integrasi dengan Malaysia dan Singapura. (faa)
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Miftahul Ulum

Editor : Fahmi Achmad

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top