Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BOM PAKISTAN: Pasar meledak, 15 orang tewas

PESHAWAR, Pakistan: Ledakan di sebuah pasar di Pakistan baratlaut pada Senin (17/12) menewaskan sedikitnya 15 orang, kata seorang pejabat keamanan.Menurut pejabat itu, sedikitnya 20 orang lain cedera dalam ledakan tersebut, yang terjadi di pasar di wilayah
News Editor
News Editor - Bisnis.com 18 Desember 2012  |  04:03 WIB

PESHAWAR, Pakistan: Ledakan di sebuah pasar di Pakistan baratlaut pada Senin (17/12) menewaskan sedikitnya 15 orang, kata seorang pejabat keamanan.Menurut pejabat itu, sedikitnya 20 orang lain cedera dalam ledakan tersebut, yang terjadi di pasar di wilayah Khyber dekat perbatasan dengan Afghanistan, dan jumlah kematian diperkirakan meningkat.Saluran-saluran berita televisi Pakistan menayangkan gambar mobil yang hancur dan truk pick-up yang rusak akibat ledakan di dekat deretan toko itu.Serangan itu terjadi di dekat kantor seorang pejabat senior pemerintah, namun tidak jelas apakah ia sasaran pemboman tersebut, kata televisi.Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu, namun militan yang memerangi pemerintah melancarkan banyak serangan di daerah-daerah etnik Pashtun di perbatasan dengan Afghanistan.Juga tidak jelas apakah ledakan itu berasal dari penyerang bom bunuh diri atau bom yang dipasang, kata pejabat keamanan itu. Sabtu, tim penyerang bom bunuh diri dan orang bersenjata menggempur bandara di kota utama kawasan itu, Peshawar.Pakistan dilanda serangan-serangan bom bunuh diri dan penembakan yang menewaskan lebih dari 5.200 orang sejak pasukan pemerintah menyerbu sebuah masjid yang menjadi tempat persembunyian militan di Islamabad pada Juli 2007.Kekerasan sektarian meningkat sejak gerilyawan Sunni memperdalam hubungan dengan militan Al Qaida dan Taliban setelah Pakistan bergabung dalam operasi pimpinan AS untuk menumpas militansi setelah serangan-serangan 11 September 2001 di AS.Pakistan juga mendapat tekanan internasional yang meningkat agar menumpas kelompok militan di wilayah baratlaut dan zona suku di tengah meningkatnya serangan-serangan lintas-batas gerilyawan terhadap pasukan internasional di Afghanistan.Para pejabat AS mengobarkan perang dengan pesawat tak berawak terhadap para komandan Taliban dan Al Qaida di kawasan suku baratlaut, dimana militan bersembunyi di daerah pegunungan yang berada di luar kendali langsung pemerintah Pakistan.Pasukan Amerika menyatakan, daerah perbatasan itu digunakan kelompok militan sebagai tempat untuk melakukan pelatihan, penyusunan kembali kekuatan dan peluncuran serangan terhadap pasukan koalisi di Afghanistan.Islamabad mendesak AS mengakhiri serangan-serangan pesawat tak berawak, sementara Washington menuntut Pakistan mengambil tindakan menentukan untuk menumpas jaringan teror.Sentimen anti-AS tinggi di Pakistan, dan perang terhadap militansi yang dilakukan AS tidak populer di Pakistan karena persepsi bahwa banyak warga sipil tewas akibat serangan pesawat tak berawak yang ditujukan pada militan di sepanjang perbatasan dengan Afghanistan dan penduduk merasa bahwa itu merupakan pelanggaran atas kedaulatan Pakistan.Pesawat-pesawat tak berawak AS melancarkan puluhan serangan di kawasan suku Pakistan sejak pasukan komando AS membunuh pemimpin Al Qaida Osama bin Laden dalam operasi rahasia di kota Abbottabad, Pakistan, pada 2 Mei 2011. (Antara/Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top