Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INDUSTRI PENERBANGAN: ILFC kuasai 80,1% saham AIG

NEW YORK-- The International Lease Finance Corp akan menguasai 80,1% saham senilai US$4,23 miliar atas unit bisnis penyewaan pesawat terbang milik American International Group Inc.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 10 Desember 2012  |  18:17 WIB

NEW YORK-- The International Lease Finance Corp akan menguasai 80,1% saham senilai US$4,23 miliar atas unit bisnis penyewaan pesawat terbang milik American International Group Inc.

Kumpulan perusahaan asal China yang dipimpin oleh Direktur Utama New China Trust Co Weng Xianding menyatakan ILFC masih diperbolehkan membeli sisa saham 9,9%.

Total investasi ILFC akan berjumlah US$5,3 miliar, melampaui pembelian saham Blackstone Group LP sebesar US$3 miliar oleh China Investment Corp pada 2007.

Akuisisi tersebut memberikan peluang bagi ILFC untuk menjalankan bisnis penyewaan pesawat terbang kedua terbesar di dunia seiring dengan tingginya frekuensi penerbangan di China dan Asia.

ILFC terdiri dari New China Trust, China Aviation Industrial Fund dan P3 Investments Ltd. Adapun, China Life Insurance Co dan unit investment banking ICBC International Holdings Ltd akan bergabung dengan ILFC setelah akuisisi disetujui oleh regulator.

AIG pun menjual unit bisnis di Los Angeles, Amerika Serikat karena perseroan berencana fokus menekuni bisnis asuransi dan mengurangi utang.

Menurut analis CAPA Center for Aviation Will Horton, ILFC jeli menangkap peluang bisnis transportasi udara dengan mengakuisisi unit penyewaan pesawat terbang AIG. Hal tersebut didukung oleh pertumbuhan jumlah penumpang pesawat dari tahun ke tahun.

"Potensi besar tersimpan di China, Indonesia, dan Malaysia. China dan Indonesia akan berkontribusi sekitar 40% dari jumlah penumpang pesawat di dunia pada 2026. Setiap negara memiliki lebih dari 500 unit pesawat," papar Horton.

AIG diperkirakan mengalami kerugian nonoperasional US$4,4 miliar dari aksi penjualan saham tersebut. Unit bisnis penyewaan pesawat ini mengelola sekitar 1.000 unit pesawat dan 229 unit sedang dalam pemesanan.

Perseroan juga merupakan operator pesawat sewaan terbesar di China dengan pangsa pasar sekitar 30%. Sebanyak 175 unit pesawat disewakan kepada 16 maskapai penerbangan di China. (airlineworld.wordpress.com) (loomberg/edw/msb)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top