Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PU akan bangun PENGAMAN PANTAI di Bengkulu

JAKARTA: Kementerian Pekerjaan Umum mengusulkan pembangunan dua pengaman pantai di Bengkulu dengan kebutuhan anggaran Rp140 miliar guna mengatasi tingkat abrasi pantia barat Bengkulu yang semakin tinggi.Keduanya ialah pembangunan Jetty untuk penanganan
Andhina Wulandari
Andhina Wulandari - Bisnis.com 25 Juli 2012  |  13:52 WIB

JAKARTA: Kementerian Pekerjaan Umum mengusulkan pembangunan dua pengaman pantai di Bengkulu dengan kebutuhan anggaran Rp140 miliar guna mengatasi tingkat abrasi pantia barat Bengkulu yang semakin tinggi.Keduanya ialah pembangunan Jetty untuk penanganan pendangkalan pantai  dan perbaikan tanggul muara air Bengkulu senilai Rp70 miliar serta pembangunan Jetty bangunan pengaman pantai sungai hitam-Pondok Kelapa Rp70 miliar.Direktur Sungai dan Pantai Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PU Pitoyo Subandria mengatakan usulan tersebut telah disampaikan kepada Komisi V DPR untuk dimasukkan ke dalam penambahan anggaran di Ditjen SDA.Pitoyo menuturkan lokasi pantai barat Sumatera yang lepas dan berhubungan langsung dengan Samudera Indonesia yang bergelombang besar menjadi penyebab terjadinya abrasi sekitar lima meter per tahun di Bengkulu.Bila dibiarkan abrasi tersebut dapat merusak pemukiman dan jalan-jalan nasional yang ada."Saat ini dibutuhkan dua pengamanan pantai lagi di Bengkulu yakni di muara air dan sungai hitam Pondok Kelapa, dengan kebutuhan anggaran masing-masing Rp70 miliar," ujarnya, Rabu (25/7/2012).Untuk tahun ini, PU telah menyiapkan anggaran sebesar Rp47,9 miliar untuk pengamanan pantai sepanjang 2400 meter di pantai panjang kota Bengkulu.Mengingat lokasinya yang merupakan daerah wisata, pihaknya lebih mengedepankan aspek beautifikasi untuk pengamanan pantai panjang tersebut."Kami akan mengedepankan aspek beautifikasi dengan membuat jogging track di sepanjang bangunan tersebut."  (ra)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top