GEMPA ACEH: Wapres periksa kesiapan penanggulangan bencana

JAKARTA: Wakil Presiden Boediono  akan memeriksa kesiapan penanganan pascabencana gempa berskala 8,5 skala Richter yang mengguncang Aceh dan Sumatra Utara pada Rabu lalu.Boediono terbang menuju Banda Aceh  dari Bandara Halim Perdanakusuma pada
Aprilian Hermawan | 13 April 2012 09:31 WIB

JAKARTA: Wakil Presiden Boediono  akan memeriksa kesiapan penanganan pascabencana gempa berskala 8,5 skala Richter yang mengguncang Aceh dan Sumatra Utara pada Rabu lalu.Boediono terbang menuju Banda Aceh  dari Bandara Halim Perdanakusuma pada pukul 05.30 dan langsung menuju Banda Aceh. Wapres akan menemui Gubernur Aceh Irwandi Yusuf beserta para kepala daerah lain yang wilayahnya terkena bencana.Boediono juga akan menemui para petugas Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah serta unit kerja teknis lainnya.“Wapres ingin memeriksa kesiapan seluruh petugas yang bekerja menjaga keselamatan dan menangani bencana untuk memastikan proses evakuasi dan darurat bencana berjalan baik,” kata Juru Bicara Wapres Yopie Hidayat sebelum bertolak ke Aceh, pagi ini, Jumat, 13 April 2012.Boediono ke Aceh juga ingin memastikan agar seluruh perangkat sistem peringatan dini di Aceh masih berjalan. Meskipun gempa sudah terjadi, tetapi kewaspadaan tetap harus ditingkatkan karena wilayah Aceh dan Sumatera Utara merupakan daerah rawan gempa.“Sinyal bahaya, peralatan evakuasi, dan jalur evakuasi juga akna diperiksa kesiapannya,” kata Yopie.Wapres Boediono juga bersyukur gempa pada Rabu lalu tidak menyebabkan banyak korban. Meskipun demikian, Wapres menghendaki agar masyarakat di Aceh dan sekitarnya beseta para petugas tidak lengah.Aceh dan wilayah Sumatra Utara kembali diguncang gempa berkekuatan 8,5 SR dan membuat warga panik. Gempa terjadi pada Rabu, 11 April pukul 15.15. Hingga kemarin, gempa susulan berskala kecil masih terjadi.Sebelum salah Jumat, Boediono akan langsung terbang lagi menuju Medan untuk meninjau pembangunan Bandara Kuala Namu. Di Medan, Wapres ingin memastikan proses pembangunan bandara beserta infrastruktur jalan Kuala Namu berjalan lancar. (spr)

Tag :
Editor : Kahfi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top